Kabarminang — Pria pembacok istri di Pasaman Barat belum ditemukan setelah sebulan lebih kabur. Ia lari setelah membacok istrinya dengan parang di rumah kontrakan korban, Jalan KKN, Jorong Kampung Pasir, Nagari Lingkuang Aua Timur, Kecamatan Pasaman, pada Jumat (6/3/2026).
Kepala Unit Operasional Satuan Reserse Kriminal Polres Pasaman Barat, Bripka Algino Ganaro, mengatakan bahwa pihaknya mengejar pelaku sejak ia kabur setelah membacok istrinya. Namun, hingga kini pihaknya belum menemukan pelaku.
“Dia kabur keluar masuk semak-semak. Tiga hari setelah dia kejadian (membacok istrinya, red—), ada warga yang melihatnya muncul di perkebunan sawit di kawasan Simpang Empat sekitar pukul 00.00 WIB. Perkebunan itu terletak di seberang sungai dari tempat kejadian. Dia meminta makanan kepada warga. Setelah mendapatkan informasi itu, kami langsung menuju lokasi, tetapi tidak menemukannya,” ujar Algino kepada Kabarminang.com pada Kamis (9/4/2026).
Sejak saat itu, kata Algino, pihaknya tidak pernah mendapatkan informasi lagi, baik dari warga maupun dari polisi, tentang keberadaan pelaku.
Algino mengungkapkan bahwa kendala lain pihaknya mencari pelaku ialah bahwa pelaku tidak membawa telepon seluler (ponsel) dan tidak berkomunikasi melalui ponsel dengan siapa pun setelah membacok istrinya.
“Kalau dia berkomunikasi dengan ponsel, kami bisa melacak keberadaannya,” tutur Algino.
Algino memperkirakan bahwa pelaku sudah keluar dari Pasaman Barat. Ia menyampaikan dugaan itu karena tidak ada warga yang melihatnya lagi di kabupaten tersebut.
Meski demikian, Algino meminta warga untuk menghubungi polisi jika melihat pelaku.















