“Jurinya tiga orang Korea. Ada Kepala Bidang Kebijakan Internasional dan Urusan Warga Asing Pemerintah Provinsi Jeollabuk-do, kemudian Direktur Jeonbuk International Cooperation Agency, dan ada artis dari kelompok musik tradisional Korea,” tuturnya.
Ia menyebut, keberhasilan itu menambah deretan prestasi Jevon. Ia menyebut, pada 2022, Jevon pernah diberitakan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual sebagai anak yang menghasilkan karya ilustrasi dan foto manipulasi. Saat itu, ia disebut telah menghasilkan sekitar 97 karya.
Kemampuan tersebut kemudian kembali berkembang ketika Jevon bersekolah di SMP Negeri 1 Padang. Ia tercatat mengikuti Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) pada cabang ilustrasi/desain grafis dan berhasil melaju hingga tingkat nasional. Jevon juga pernah terlibat dalam pameran karya seni anak di Taman Budaya Sumatera Barat.
Zahroni mengatakan, perjalanan Jevon memperlihatkan bahwa kemampuan seorang siswa dapat berkembang ke berbagai bidang. Menurutnya, pengalaman mengikuti kegiatan dan kompetisi memberikan ruang bagi siswa untuk menemukan sekaligus mengasah kemampuan yang dimiliki.
“Talenta itu bisa berkembang. Yang penting ada kesempatan untuk belajar, berlatih dan mencoba bidang yang berbeda,” tuturnya.
Ia berharap, prestasi yang diraih Jevon dapat menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi di bidang lainnya.
“Kita juga berharap prestasi ini juga menjadi motivasi bagi siswa lainnya,” imbuhnya.






















