“Kami memahami naluri korban yang ingin mengejar pelaku. Tapi dalam kondisi lalu lintas, itu justru sangat berbahaya. Nyawa bisa melayang, bukan hanya korban, tapi juga pengguna jalan lain,” tegasnya.
Selain tidak mengenakan perhiasan mencolok saat berkendara, polisi juga mengimbau ibu-ibu untuk memilih jalur yang ramai, berkendara dengan kecepatan wajar, serta lebih waspada saat melintas di jalan sepi atau menikung.
Polres Kota Pariaman sendiri tengah meningkatkan patroli di sejumlah titik rawan dan memaksimalkan pemantauan melalui CCTV untuk menekan aksi penjambretan.
Dengan meningkatnya kesadaran dan kehati-hatian, kepolisian berharap aktivitas harian masyarakat, khususnya para ibu di Pariaman, dapat berjalan aman tanpa dibayangi rasa takut saat berada di jalan raya.
















