Kabarminang — Seekor harimau sumatera ditemukan dalam kondisi terjerat di kebun warga di Jorong Lima Sumpadang Baru, Nagari Padang Mantinggi, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, pada Kamis (21/5/2026).
Kepala Resort Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pasaman, Edi Susilo, mengatakan harimau itu pertama kali ditemukan oleh Juliati (38) saat pergi ke kebunnya sekitar pukul 08.00 WIB.
Ia melanjutkan, temuan itu kemudian dilaporkan oleh Juliati kepada warga dan pihak kepolisian, kemudian pihak kepolisian meneruskan laporan tersebut kepada BKSDA.
“Setelah mendapatkan laporan, kami langsung melakukan evakuasi. Harimau ini terkena jerat babi yang dipasang Juliati untuk melindungi kebunnya,” ujarnya kepada Sumbarkita.
Ia menyebut, evakuasi melibatkan dokter hewan dan tim Conservation Officer Protection (COP). Proses evakuasi dilakukan dengan pembiusan sebelum satwa tersebut dipindahkan menggunakan tandu ke kandang transit.
“Harimau berjenis kelamin betina dengan usia sekitar 9 sampai 11 bulan, terjerat oleh 5 jerat babi yang terbuat dari kawat ban. Harimau itu mengalami luka di bagian leher dan kaki depan,” tuturnya.
Ia melanjutkan, harimau itu dievakuasi ke Tempat Transit Sementara Padang untuk menjalani observasi lebih lanjut hingga kondisinya membaik.















