Kabarminang — Pencarian hari keenam terhadap dua pelajar sekolah dasar (SD) yang tenggelam di kawasan Pantai Ulak Karang, Padang, Sumatera Barat, hingga Kamis (23/4/2026) sore belum membuahkan hasil.
Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, mengatakan, korban diketahui bernama Rasyid (8) dan Zafran Al Malik Akbar (9), warga Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara, Padang. Ia menyebut, operasi pencarian pada hari keenam dimulai sejak pukul 07.30 WIB dengan membagi tim menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU).
Ia mengatakan, area pencarian mencakup wilayah perairan hingga luas sekitar 20 nautical mile (Nm) dari lokasi kejadian perkara (LKP) dengan menyisir sejumlah titik koordinat yang telah ditentukan berdasarkan perhitungan arus dan kondisi di lapangan.
“Seluruh rangkaian pencarian telah dilaksanakan sesuai rencana operasi hari keenam, namun korban belum ditemukan. Pencarian dihentikan pukul 18.00 WIB dan akan dilanjutkan besok pukul 07.30 WIB,” katanya.
Dalam operasi tersebut, tim SAR gabungan mengerahkan sejumlah peralatan, di antaranya perahu karet (LCR), kendaraan operasional, peralatan SAR air, peralatan medis, serta perangkat komunikasi dengan melibatkan 107 personel gabungan.
Ia melanjutnya, tim gabungan yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari BPBD, Basarnas, Polri, TNI, Brimob Polda, Damkar, Polairud, PMI, pihak kecamatan dan kelurahan, KSB, KPB, relawan Rumah Zakat, relawan kebencanaan, nelayan, serta masyarakat setempat.
Sebelumnya, kedua korban dilaporkan tenggelam saat mandi-mandi bersama teman-temannya di Pantai Ulak Karang pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Upaya pencarian oleh warga sempat dilakukan, namun korban belum berhasil ditemukan hingga akhirnya dilaporkan ke pihak berwenang.















