Kabarminang — Pondok Pesantren Bustanul Yaqin di Korong Kampuang Tangah, Nagari Pungguang Kasiak, Kecamatan Lubuk Alung, Padang Pariaman, terbakar pada Kamis (23/7/2026) siang. Akibatnya, sejumlah bangunan dan fasilitas pesantren habis terbakar.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) Padang Pariaman, Rifki Monrizal, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 13.04 WIB. Setelah itu, pihaknya memberangkatkan tiga mobil damkar Padang Pariaman pukul 13.05 WIB menuju lokasi kejadian. Ia menyebut bahwa damkar Pariaman mengirimkan satu mobil damkar.
Saat tiba pukul 13.15 WIB, petugas damkar langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di lingkungan pondok pesantren.
Rifki menyebut bahwa proses pemadaman berlangsung sekitar satu setengah jam. Pihaknya selesai menangani kebakaran itu pukul 15.30 WIB.
Berdasarkan informasi yang pihaknya poroleh di lapangan, kata Rifki, kebakaran pertama kali diketahui oleh para santri. Para santri melihat kepulan asap yang disusul munculnya api yang membesar secara cepat.
“Setelah mendapatkan info dari santri, pengelola pondok pesantren kemudian segera menghubungi petugas pemadam kebakaran sehingga personel langsung bergerak ke lokasi,” ujarnya.
Akibat kebakaran itu, kata Rifki, kantin, koperasi, ruang usaha kesehatan sekolah, dua gedung asrama putri, kantor, dan satu ruang kelas terbakar. Pihaknya menaksir pesantren rugi Rp600 juta karena kebakaran tersebut.
“Pendataan dampak kebakaran dan inventarisasi kerusakan di lingkungan Pondok Pesantren Bustanul Yaqin masih terus dilakukan oleh petugas,” ucapnya.
















