“Beberapa jam yang lewat anak tersebut masih bersama anakku mengikuti pelajaran sekolah study tour ke Abai. Kejadian tersebut setelah pulang sekolah,” katanya.
Ahmad Arfan mengatakan bahwa pembacokan itu memang terjadi. Ia mendapatkan informasi pembacokan itu sekitar pukul 18.00 WIB dari anggota piket Patroli, Pengamanan, dan Pelayanan Masyarakat Terpadu (Pamapta) Polres Solok Selatan. Setelah mendapatkan informasi itu, ia mengerahkan beberapa anggota untuk mencari pelaku.
“Korban tidak mengenali pelaku,” ucapnya.
Ia menginformasikan bahwa korban kini dirawat di Puskesmas Sangir.
Sementara itu, tetangga korban, Putry, mengatakan bahwa korban merupakan siswi kelas 2 SMP 14 Solok Selatan.
Berdasarkan informasi yang ia dapatkan dari warga Jorong Sungai Lambai bernama Rio di grup WhatsApp Lubuk Gadang Selatan, korban bernama Anita. Korban pulang sekolah sekitar jam 15.00 WIB dengan berjalan kaki ke Afdeling D bawah. Saat tiba di simpang tiga arah ke Bangun Rejo, ada orang tak dikenal yang mengajak korban untuk menaiki motornya. Namun, korban tidak mau. Lalu, orang tersebut melaju ke arah Bangun Rejo dan menunggu korban di Simpang Afdeling D. Ketika korban tiba di sana, pelaku langsung menebas korban, lalu langsung lari. Menurut Rio, motif sementara pelaku ingin memperkosa korban.















