Kabarminang – Empat buah sumur milik warga ditemukan di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota. Lokasi sumur tersebut berada tidak jauh dari titik fenomena sinkhole yang terjadi pada Minggu (4/1/2026).
Wali Jorong Tepi, Salmi, mengatakan keberadaan sumur-sumur tersebut ditunjukkan kepada tim Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) saat meninjau lokasi.
“Tim Badan Geologi menanyakan apakah terdapat sumur warga yang memiliki aliran air menyerupai sungai di dalam tanah pada Jumat. Atas pertanyaan tersebut, warga kemudian mengarahkan petugas ke lokasi sumur-sumur tersebut,” tutur Salmi kepada Sumbarkita, Sabtu (10/1).
Salmi menyebutkan, penunjukan itu dilakukan karena timbulnya rasa takut dari masyarakat lubang sinkhole memiliki hubungan dengan sumur tersebut. Keempat sumur tersebut telah ada sejak sekitar 10 tahun lalu dan merupakan milik pribadi warga setempat yang selama ini digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Ia menjelaskan, sumur-sumur tersebut digali secara manual oleh warga dengan kedalaman mencapai sekitar 11 meter. Saat proses penggalian dilakukan, ditemukan struktur di dalam tanah yang menyerupai terowongan.
“Ketika penggalian itu terdapat terowongan di dalam seperti goa dan berisi banyak air,” ujar Salmi.
Ia mengatakan jarak sumur dengan lokasi sinkhole, paling dekat berada sekitar 800 meter dari lubang sinkhole yang muncul beberapa hari lalu.
“Empat sumur tersebut, hanya dua sumur yang memiliki aliran air yang letaknya relatif berdekatan, sementara dua sumur lainnya berada dengan jarak yang saling berjauhan,” tutup Salmi.
















