Kamis, Mei 14, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis

Diduga Ada Lahan Anggota DPRD Padang di Suaka Margasatwa dan Hutan Lindung

Mengki Kurniawan
Sabtu, 9 Mei 2026 12:10
in Kabar Sumbar

Kabarminang — Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumatera Barat (Sumbar), Tommy Adam, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar segera memverifikasi temuan pembukaan lahan di kawasan Suaka Margasatwa Bukit Barisan. Diduga lahan itu milik anggota DPRD Kota Padang.

Berdasarkan analisis citra satelit dan Google Earth, kata Tommy, ditemukan titik pembukaan hutan di Batu Busuk, hulu daerah aliran sungai (DAS) Kuranji, yang ditandai sebagai milik seorang legislator.

“Kami menemukan lahan yang telah dibuka di dalam kawasan suaka margasatwa dan hutan lindung yang ditandai dengan nama seorang anggota DPRD Kota Padang,” ucap Tommy Adam pada Jumat (8/5/2026).

Tommy menilai bahwa temuan itu ironis karena pejabat yang seharusnya mengawasi aturan justru diduga melanggar hukum di kawasan konservasi.

Soal deforestasi, Tommy memaparkan bahwa dalam sepuluh tahun terakhir Sumbar telah kehilangan sekitar 320.000 hektare tutupan pohon. Ia menyimpulkan bahwa angka itu mengindikasikan bahwa secara kerusakan hutan atau deforestasi, provinsi tersebut mengalami kehilangan hutan dalam skala yang sangat besar.

Menurut investigasi Walhi Sumbar, kata Tommy, kerusakan di hulu DAS menjadi pemicu utama bencana ekologis pada November 2025.

“Kami mencermati ada tiga DAS yang terdampak serius, yakni DAS Kuranji, DAS Aie Dingin di Padang, dan DAS Masang Kanan di Kabupaten Agam,” tutur Tommy.

Di wilayah DAS Aie Dingin dan Kuranji saja, kata Tommy, Walhi mendeteksi puluhan titik penebangan liar yang mencakup kawasan hutan lindung.

“Kami menemukan 25 titik penebangan liar dengan luas 1 hingga 5 hektar per titik, dan kerusakan ini seolah dibiarkan terjadi oleh pihak berwenang,” ujar Tommy.

Perihal DAS Masang Kanan, Tommy menyoroti masifnya alih fungsi hutan sekunder menjadi perkebunan kelapa sawit yang menghilangkan kemampuan serapan air. Ia mengatakan bahwa sohon sawit memiliki kemampuan sangat rendah dalam menyerap air dibandingkankan dengan hutan alami sehingga tidak ada lagi “benteng alami” untuk memitigasi banjir bandang.

Fenomena serupa juga terpantau di Sijunjung, tepatnya di Hutan Lindung Nagari Durian Gadang pada akhir tahun 2025. Tommy mengatakan bahwa di sana terjadi pembukaan lahan yang sangat masif di kawasan tersebut yang kami duga kuat diperuntukkan bagi perkebunan kelapa sawit skala besar.

Tommy secara tegas meminta Gubernur Sumbar dan Dinas Kehutanan Sumbar untuk segera turun ke lapangan melakukan verifikasi faktual.

“Jika benar terjadi, hal itu, sangat mencederai upaya pelestarian lingkungan kita,” tuturnya.

Tommy menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada respons atau verifikasi resmi dari pemerintah daerah mengenai dugaan keterlibatan pejabat tersebut.

“Kami tetap menunggu langkah nyata dari penegak hukum untuk menindak tegas segala bentuk pengrusakan hutan di Sumbar tanpa tebang pilih,” kata Tommy.

Tommy berharap adanya komitmen nyata dalam melindungi kawasan hulu demi keselamatan warga dari ancaman bencana masa depan.

“Penegakan hukum harus dilakukan demi melindungi hulu sungai dari ancaman bencana di masa depan. Jangan sampai ada pembiaran yang terus berulang,” ucapnya.


Tags: alih fungsi hutan jadi sawitanggota DPRD Padangbanjir bandang Sumbar 2025bencana ekologis Sumbarberita lingkungan Sumbarberita sumbar terbaruDAS Aie DinginDAS KuranjiDAS Masang Kanandeforestasi Sumbardugaan lahan anggota DPRD Padangdugaan pelanggaran kawasan konservasihulu sungai Kuranjihutan lindung Sumbarkawasan cagar alam Sumbarkerusakan hutan Sumbarpembukaan lahan ilegalpenebangan liar di Sumbarpengrusakan hutan di Sumbarperkebunan sawit di kawasan hutanSuaka Margasatwa Bukit BarisanTommy Adamverifikasi lahan di kawasan konservasiWalhi desak gubernurWalhi Sumbar

Berita Terkait

Seorang Siswi SMK di Payakumbuh Ketahuan Bawa Ganja ke Sekolah

Seorang Siswi SMK di Payakumbuh Ketahuan Bawa Ganja ke Sekolah

14 Mei 2026
Pemkab Padang Pariaman Gelar Tanam Serentak, Rehabilitasi Sawah Pascabencana Rampung 23 Hari

Pemkab Padang Pariaman Gelar Tanam Serentak, Rehabilitasi Sawah Pascabencana Rampung 23 Hari

14 Mei 2026
Wamenkes Kunjungi RSUD Bukittinggi, Wako Ramlan Serahkan Proposal Bantuan Kesehatan Rp44 Miliar

Wamenkes Kunjungi RSUD Bukittinggi, Wako Ramlan Serahkan Proposal Bantuan Kesehatan Rp44 Miliar

14 Mei 2026
Hujan Deras Picu Longsor dan Banjir di Tanah Datar, Empat Kecamatan Terdampak

Sejumlah Nagari di Tanah Datar Diterjang Banjir dan Longsor, 51 Warga Mengungsi

13 Mei 2026
Hilang 10 Hari di Hutan Lembah Harau, Petani di Lima Puluh Kota Ditemukan Selamat

Hilang 10 Hari di Hutan Lembah Harau, Petani di Lima Puluh Kota Ditemukan Selamat

13 Mei 2026
Viral Jenazah Pakai Keranda Papan di Pasaman, Wali Nagari Sebut Itu Murni Pilihan Warga

Viral Jenazah Pakai Keranda Papan di Pasaman, Wali Nagari Sebut Itu Murni Pilihan Warga

13 Mei 2026
Next Post
Check In Hotel Tak Harus Serahkan KTP

Check In Hotel Tak Harus Serahkan KTP

Tinggalkan Komentar

TERPOPULER

Terlindas Truk Tabung LPG, Kaki Pengendara Motor di Padang Putus

Terlindas Truk Tabung LPG, Kaki Pengendara Motor di Padang Putus

13 Mei 2026

Anak Kalah Berkelahi, Pria di Payakumbuh Balas Dendam Tusuk Musuh Putranya

Anak Kalah Berkelahi, Pria di Payakumbuh Balas Dendam Tusuk Musuh Putranya

9 Mei 2026

David Wewe Katim Klewang, Polisi Pertama di Sumbar Calon Penerima Hoegeng Award

David Wewe Katim Klewang, Polisi Pertama di Sumbar Calon Penerima Hoegeng Award

12 Mei 2026

Ustad Pemimpin Pondok Tahfiz di Tanah Datar Dilaporkan Cabuli Santri Laki-Laki

Ustad Pemimpin Pondok Tahfiz di Tanah Datar Dilaporkan Cabuli Santri Laki-Laki

11 Mei 2026

Tiga Orang Dikabarkan Tewas dalam Tabrakan Beruntun di Padang, Dua Mobil Pribadi Hancur

Tiga Orang Dikabarkan Tewas dalam Tabrakan Beruntun di Padang, Dua Mobil Pribadi Hancur

10 Mei 2026

Kronologi Tabrakan 6 Kendaraan di Padang, 4 Orang Tewas dan 10 Luka-luka

Kronologi Tabrakan 6 Kendaraan di Padang, 4 Orang Tewas dan 10 Luka-luka

10 Mei 2026

Motor dan Bus ALS Tabrakan di Pasaman Barat, Pelajar 16 Tahun Tewas di Tempat

Motor dan Bus ALS Tabrakan di Pasaman Barat, Pelajar 16 Tahun Tewas di Tempat

9 Mei 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Sumatera Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Ranah Minang
  • Pilkada
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Ramadhan
  • Tekno
  • Kabar Sumbar
  • Kabupaten Dharmasraya
  • Kabupaten Limapuluh Kota
  • Kabupaten Padang Pariaman
  • Kabupaten Pasaman Barat
  • Kabupaten Sijunjung
  • Kabupaten Solok
  • Kabupaten Solok Selatan
  • Kota Bukittinggi
  • Kota Padang
  • Kota Padang Panjang
  • Kota Pariaman
  • Kota Payakumbuh
  • Kota Solok
  • Kabar Rantau

© 2025 KabarMinang.com.