Kamis, April 16, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis

Demo di Kantor DPRD Provinsi, Mahasiswa Soroti Sejumlah Masalah di Sumbar

Dharma Harisa
Senin, 4 Agustus 2025 20:47
in Peristiwa
Mahasiswa membakar ban saat berdemonstasi di depan Kantor DPRD Sumbar pada Senin (4/8). Foto: Dharma Harisa

Mahasiswa membakar ban saat berdemonstasi di depan Kantor DPRD Sumbar pada Senin (4/8). Foto: Dharma Harisa


Kabarminang – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumatera Barat (Sumbar) menyampaikan sikap kritis terhadap berbagai persoalan hukum, sosial, dan lingkungan yang dinilai kian mengancam keadilan dan demokrasi di Indonesia, khususnya di provinsi ini. Mereka menggelar aksi demonstrasi bertajuk “Indonesia (C)emas” di Kantor DPRD Sumbar pada Senin (4/8).

Dalam kajian BEM Sumbar yang diterima Kabarminang.com, mereka menyoroti Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RKUHAP) yang dinilai mengandung pasal-pasal problematik. BEM Sumbar menilai beberapa ketentuan dalam RKUHAP itu justru melemahkan prinsip perlindungan hak asasi manusia meski menawarkan pembaruan prosedural, seperti pengakuan terhadap bukti elektronik, penguatan hak tersangka dan terdakwa, serta perlindungan terhadap kelompok rentan. Mereka memberikan beberapa contoh, Pasal 16 tentang penyelidikan yang terlalu luas, Pasal 33 dan 74 yang membatasi pendampingan hukum, serta Pasal 105 yang berpotensi melanggar privasi atas dokumen elektronik. Mereka juga menganggap bahwa RKUHAP berpotensi memperlemah lembaga praperadilan, memperkuat pendekatan represif negara, dan memberikan ruang impunitas aparat hukum.

Aliansi BEM Sumbar juga mengecam praktik manipulasi sejarah yang terjadi dalam narasi pendidikan nasional. Menurut BEM Sumbar, sejarah bukan hanya catatan masa lalu, tetapi pondasi jati diri bangsa. Praktik penghapusan peristiwa penting seperti Gerakan Mahasiswa, Kongres Perempuan Pertama, hingga pelanggaran HAM terhadap etnis Tionghoa dinilai sebagai bentuk kekerasan struktural terhadap kebenaran.

“Jika sejarah dihapus atau diubah, kita kehilangan jejak masa lalu dan arah masa depan.” Demikian kutipan dari kajian mereka.

BEM Sumbar juga menyentil janji pemerintah menciptakan 19 juta lapangan kerja, tetapi pada saat bersamaan terjadi praktik rangkap jabatan di lingkup kekuasaan. Mereka menyebut hal itu sebagai ironi di tengah krisis pengangguran yang justru memperburuk kepercayaan publik terhadap komitmen negara dalam mewujudkan kesejahteraan.

BEM Sumbar turut menyoroti ancaman terhadap masyarakat adat dan lingkungan hidup di Pulau Sipora, Kepulauan Mentawai. Mereka menilai proses perizinan PT SPS cacat karena tidak melibatkan masyarakat adat serta mengabaikan prinsip Free, Prior and Informed Consent (FPIC).

Selain itu, BEM Sumbar menyoroti pelanggaran lingkungan oleh PLTU Ombilin. Mereka mengatakan bahwa meski pengelola PLTU telah dijatuhi sanksi oleh Kementerian LHK sejak 2018, pemulihan kerusakan lingkungan belum tuntas. Masyarakat di sekitar PLTU bahkan resah setelah terjadinya longsor limbah abu (FABA) yang mencemari Sungai Batang Ombilin.

Perihal kasus 13 tenaga kerja asing (TKA) ilegal asal Tiongkok di PT Gamindra Mitra Kusuma, Nagari Air Bangis, Pasaman Barat, BEM Sumbar menilai bahwa hal itu menunjukkan lemahnya pengawasan sektor ketenagakerjaan. Para TKA diketahui bekerja menggunakan visa kunjungan tanpa dokumen resmi ketenagakerjaan. Temuan itu mengungkap minimnya keterlibatan masyarakat lokal dan potensi konflik sosial akibat pelanggaran regulasi.


halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Demo Aliansi BEM Sumbar di DPRD SumbarDPRD SumbarSumbar

Berita Terkait

Diduga Keracunan Bakso Tusuk, 12 Anak-Anak di Pasaman Barat Dilarikan ke Puskesmas

Diduga Keracunan Bakso Tusuk, 12 Anak-Anak di Pasaman Barat Dilarikan ke Puskesmas

16 April 2026
Motor Tabrak Truk Parkir di Padang Pariaman, Dua Orang Jadi Korban

Motor Tabrak Truk Parkir di Padang Pariaman, Dua Orang Jadi Korban

15 April 2026
Konsep Otomatis

Pemburu Babi Tewas Ditembak di Padang Pariaman, Polisi Selidiki Asal Tembakan

15 April 2026
Konsep Otomatis

Seorang Pemburu Dilaporkan Tewas Tertembak Saat Perburuan Babi di Padang Pariaman

15 April 2026
Hujan Disertai Angin Kencang, Pohon Durian Tumbang Timpa Rumah di Padang

Hujan Disertai Angin Kencang, Pohon Durian Tumbang Timpa Rumah di Padang

15 April 2026
Satu Korban Hanyut di Pasaman Ditemukan Meninggal, Satu Lagi Masih Dicari

Satu Korban Hanyut di Pasaman Ditemukan Meninggal, Satu Lagi Masih Dicari

14 April 2026
Next Post
Padang Raih Nilai Tertinggi Sementara dalam Penilaian Adipura 2025

Padang Raih Nilai Tertinggi Sementara dalam Penilaian Adipura 2025

Tinggalkan Komentar

TERPOPULER

Tiba di RS Bhayangkara Padang, Ayah dan Abang Mahasiswa yang Gantung Diri Menangis

Tiba di RS Bhayangkara Padang, Ayah dan Abang Mahasiswa yang Gantung Diri Menangis

11 April 2026

Tulisan Diduga Pesan Terakhir Mahasiswa Politeknik Negeri Padang yang Ditemukan Tewas di Kosan

Tulisan Diduga Pesan Terakhir Mahasiswa Politeknik Negeri Padang yang Ditemukan Tewas di Kosan

11 April 2026

BEM Kritik Sumbangan Dana Wakaf Unand, Kampus Beri Penjelasan

UniRank Rilis 20 Universitas Terbaik Indonesia 2026, Ini Posisi UNAND dan UNP

13 April 2026

Pemilik Kos Ungkap Detik-Detik Penemuan Mahasiswa Tewas di Kamar Kos di Padang

Pemilik Kos Ungkap Detik-Detik Penemuan Mahasiswa Tewas di Kamar Kos di Padang

11 April 2026

Polisi Pastikan Mahasiswa PNP yang Tewas di Kosan di Padang Bukan Korban Pembunuhan

Polisi Pastikan Mahasiswa PNP yang Tewas di Kosan di Padang Bukan Korban Pembunuhan

12 April 2026

Bukan Orang Dharmasraya, Mahasiswa yang Gantung Diri di Padang Warga Solok Selatan

Ini Jurusan Mahasiswa Politeknik Negeri Padang yang Tewas Gantung Diri di Kosan

11 April 2026

Bukan Orang Dharmasraya, Mahasiswa yang Gantung Diri di Padang Warga Solok Selatan

Bukan Orang Dharmasraya, Mahasiswa yang Gantung Diri di Padang Warga Solok Selatan

11 April 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Sumatera Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Ranah Minang
  • Pilkada
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Ramadhan
  • Tekno
  • Kabar Sumbar
  • Kabupaten Dharmasraya
  • Kabupaten Limapuluh Kota
  • Kabupaten Padang Pariaman
  • Kabupaten Pasaman Barat
  • Kabupaten Sijunjung
  • Kabupaten Solok
  • Kabupaten Solok Selatan
  • Kota Bukittinggi
  • Kota Padang
  • Kota Padang Panjang
  • Kota Pariaman
  • Kota Payakumbuh
  • Kota Solok
  • Kabar Rantau

© 2025 KabarMinang.com.