Kabarminang – Warga di kawasan Jondul Rawang, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat mengeluhkan kemunculan debu atau partikel berwarna hitam yang menyelimuti permukiman selama beberapa hari terakhir. Partikel halus tersebut dinilai mengganggu aktivitas warga dan memicu keluhan iritasi mata serta sakit tenggorokan. Hingga kini, sumber debu tersebut belum diketahui.
Salah seorang warga Jondul Rawang, Resti (36), mengatakan debu hitam menempel di lantai, perabotan rumah, kendaraan, hingga halaman. Menurutnya, partikel tersebut sangat halus sehingga sulit dibersihkan.
“Sangat terganggu dan meresahkan karena membuat rumah jadi kotor. Mata juga perih dan tenggorokan terasa sakit,” ujar Resti pada Minggu (26/7/2026).
Resti mengatakan debu hitam tidak hanya ditemukan di rumahnya, tetapi juga terlihat di sejumlah rumah warga lainnya di kawasan tersebut. Ia menyebut partikel itu lebih sering muncul sekitar pukul 14.00 WIB ketika angin bertiup cukup kencang.
Keluhan serupa disampaikan Farel (18), warga Jati, Kecamatan Padang Timur. Ia mengaku matanya terasa perih setelah mengunjungi rumah temannya di kawasan Jondul Rawang.
“Tadi balik dari sana. Pas di sana sudah lihat debu hitam di rumah teman, tapi tidak terlalu menyadari. Saat perjalanan pulang mata terasa perih, padahal sudah memakai helm dan masker. Sampai di rumah baru terasa debunya banyak sekali dan warnanya hitam,” katanya.
Sementara itu, Rezi (25), warga Jati, Kecamatan Padang Timur, mengatakan debu hitam juga ditemuinya saat mengantarkan pesanan ke kawasan Jondul Rawang sekitar pukul 10.00 WIB.
“Saya mengantar orderan ke sana sekitar pukul 10.00 WIB. Debunya sangat mengganggu. Setelah pulang, motor dan helm harus dibersihkan, termasuk saya harus segera mencuci wajah,” ujarnya.















