Meski HR menghilang, kata Rio, pihaknya tetap memantau keberadaan HR di Sumbar. Setelah HR menghilang sekitar 1,5 tahun, katanya, pihaknya mendapatkan informasi dari informan pada Kamis (2/7/2026) bahwa HR berada di rumah kontrakannya di belakang SBPU Ampang.
“Setelah mendapatkan informasi itu, tim resmob berangkat menuju lokasi. Setibanya di rumah kontrakan pelaku, tim melihat pelaku berdiri di teras, kemudian menangkapnya,” tutur Rio.
Menurut keterangannya, kata Rio, HR menjual mobil korban di Palembang seharga Rp22 juta. Setelah itu, katanya, HR merantau ke Jakarta dan menggunakan uang tersebut untuk biaya hidupnya.
“Di Jakarta, dia bekerja sebagai sopir,” ujar Rio.
















