Kabarminang – Bank Mandiri menjadi sasaran kritik dan seruan untuk menutup rekening serta pindah bank dari netizen setelah bank tersebut memblokir rekening koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Mas Botok.
Rekening Supriyono diblokir saat dirinya mendampingi warga menggelar aksi di depan Gedung DPR RI pada 21 Agustus 2026. Rekening tersebut memiliki saldo sekitar Rp80,9 juta yang berasal dari uang pribadinya dan donasi masyarakat.
Dilihat dari unggahan akun media sosial resmi Bank Mandiri, termasuk Threads dan Instagram, netizen ramai menyampaikan berbagai komentar. Salah satu unggahan yang menjadi sasaran komentar merupakan postingan terbaru Bank Mandiri di Instagram resminya. Unggahan tentang ucapan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah itu dikomentari lebih dari 21 ribu pengguna hingga Rabu (26/8/2026) pagi.
Sejumlah netizen menuliskan komentar seperti “Udah aku tarik semua saldo ku di Mandiri”, “Logo gedung Bank Mandiri kenapa dilepas, Min?”, dan “Kalian pindah kantor ya.”
Komentar lainnya mempertanyakan keputusan pemblokiran rekening tersebut. “Harga dirimu sebatas 80 juta, bisa disetir pemerintah ternyata,”. Ada pula yang menulis, “Jadi tumbal pemerintah, langsung aja gak sih namanya jadi bank aparat.”
Tak hanya itu, komentar netizen semakin pedas dengan seruan untuk memindahkan rekening ke bank lain. Beberapa di antaranya, “Pindah ke BCA BCA bisa NOL”, “Thank You Mandiri OTW All in Bank lain”, “Tarik semua saldo pindah ke bank lain”, serta “Gue udah tarik semua tabungan dari Mandiri.”
Sebelumnya, Bank Mandiri mengonfirmasi telah melakukan pemblokiran rekening koordinator AMPB melalui akun media sosial resminya. Bank Mandiri menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada nasabah terkait pemblokiran rekening tersebut.
“Pemblokiran tersebut merupakan tindak lanjut atas permintaan aparat penegak hukum dan telah dilakukan sesuai prosedur serta ketentuan yang berlaku,” tulis Bank Mandiri dalam komentar akun Threads-nya @bankmandiri pada Minggu (23/8/2026).















