“Tidak sama seperti sumur rumah tangga biasa yang hanya menggunakan beberapa pipa dengan kedalaman dangkal. Ini sumur dalam dengan spesifikasi tertentu agar benar-benar bisa berfungsi saat dibutuhkan,” tuturnya.
Pihaknya memahami adanya perhatian publik terhadap penggunaan anggaran daerah. Namun, ia berharap masyarakat juga melihat tujuan besar dari pembangunan tersebut, yakni menghadirkan kesiapsiagaan pemerintah dalam menghadapi potensi krisis air di perkotaan.
“Harapannya, ketika kondisi darurat terjadi, pemerintah sudah memiliki titik cadangan air yang siap dimanfaatkan untuk membantu masyarakat. Jadi yang dibangun bukan semata fasilitas, tetapi bentuk antisipasi dan perlindungan kebutuhan dasar masyarakat,” ucapnya.
















