Kabarminang – Fenomena sinkhole yang muncul di persawahan warga Jorong Tepi, Kenagarian Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, pada Minggu (4/1) masih menjadi perhatian serius aparat kepolisian.
Hingga Senin (5/1/2026), perkembangan terbaru menunjukkan air dari dasar lubang terus meluap keluar dan mengaliri sawah milik warga di sekitar lokasi.
Meski demikian, diameter lubang yang diperkirakan mencapai sekitar 10 meter dengan kedalaman lebih kurang 20 meter dilaporkan belum mengalami perubahan signifikan sejak pertama kali muncul. Kondisi tanah di sekitar lokasi masih dinyatakan labil dan berpotensi membahayakan jika didekati.
Kapolsek Situjuah Limo Nagari, Iptu Hendra mengatakan bahwa fokus utama saat ini adalah pengamanan area dan pencegahan aktivitas warga di sekitar sinkhole.
“Perkembangan sampai sekarang, air dari dalam lubang terus melimpah ke luar dan mengaliri sawah masyarakat. Untuk ukuran lubang, belum terlihat perubahan yang signifikan,” kata Iptu Hendra.
Pihaknya masih siaga di lokasi untuk melakukan pemantauan. Garis polisi tetap dipasang mengelilingi area sinkhole, sementara warga terus diimbau agar tidak mendekati lokasi, meskipun banyak masyarakat yang berdatangan untuk melihat langsung fenomena tersebut.
“Warga kami ingatkan berulang kali agar tidak mendekat. Tanah masih labil dan dikhawatirkan bisa terjadi longsoran susulan,” ujarnya.
Perhatian terhadap fenomena alam ini juga datang dari jajaran Polres Limapuluh Kota. Wakapolres Limapuluh Kota dilaporkan telah turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi sinkhole dan memastikan sejauh mana potensi bahayanya terhadap keselamatan masyarakat sekitar.















