Kabarminang – Jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) dengan tujuan Sumatera Barat mencapai 1.768.658 perjalanan pada September 2026. Angka tersebut turun 7,10 persen dibandingkan Agustus 2026, tetapi masih tumbuh 5,15 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat, Nurul Hasanudin, mengatakan data tersebut menunjukkan adanya penyesuaian mobilitas wisatawan setelah periode libur panjang sebelumnya.
“Pergerakan penduduk tersebut ialah perjalanan ke luar lingkungan sehari-hari di wilayah Indonesia secara sukarela selama kurang dari 12 bulan tanpa tujuan bekerja atau bersekolah rutin,” ujar Hasanudin di Kantor BPS Sumbar, Senin (2/11/2026).
Ia menjelaskan, statistik perjalanan wisatawan nusantara dianalisis berdasarkan dua kategori, yakni kabupaten atau kota tujuan dan daerah asal perjalanan. Kedua kategori tersebut memberikan gambaran mengenai pola mobilitas masyarakat di Sumatera Barat.
Berdasarkan daerah tujuan, Kota Padang menjadi wilayah dengan jumlah perjalanan wisnus tertinggi pada September 2026. Ibu kota Provinsi Sumatera Barat itu mencatatkan 432.400 perjalanan.
Kabupaten Agam menempati posisi kedua dengan 150.133 perjalanan. Selanjutnya, Kota Bukittinggi berada di urutan ketiga dengan jumlah 140.460 perjalanan.
“Penurunan tingkat kunjungan bulanan ini dipengaruhi oleh normalisasi mobilitas warga setelah berakhirnya periode libur panjang sebelumnya,” katanya.
Selain mencatat perjalanan wisatawan yang masuk, BPS juga mendata pergerakan penduduk yang berasal dari kabupaten dan kota di Sumatera Barat.




















