Hasanudin menyebutkan, total perjalanan wisnus yang berasal dari seluruh wilayah Sumatera Barat mencapai 1.643.816 perjalanan pada September 2026. Jumlah tersebut turun 6,61 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Kota Padang kembali menjadi daerah dengan kontribusi perjalanan terbesar. Penduduk kota tersebut tercatat melakukan 383.160 perjalanan ke luar daerah asal selama September 2026.
Kabupaten Agam berada di posisi kedua dengan 178.380 perjalanan. Sementara itu, Kabupaten Solok menempati urutan ketiga dengan 111.890 perjalanan.
Menurut Hasanudin, sebaran angka tersebut menunjukkan pola pergerakan masyarakat yang masih terkonsentrasi di kawasan regional Sumatera Barat.
Ia menilai data perjalanan wisatawan nusantara dapat dimanfaatkan pemerintah daerah dan pelaku usaha pariwisata untuk mengevaluasi serta meningkatkan kualitas layanan.
“Kita berharap pemerintah daerah mampu memperkuat infrastruktur pendukung guna mendongkrak kembali tingkat kunjungan serta mewujudkan sektor pariwisata yang berkelanjutan,” pungkasnya.




















