Kabarminang – Nilai tukar rupiah kembali menjadi perhatian setelah dolar Amerika Serikat (AS) bertahan di level tinggi. Berdasarkan pantauan Google Finance, Selasa (3/11/2026) siang, mata uang Negeri Paman Sam tersebut tercatat berada di posisi Rp18.149,3473.
Data yang diperbarui pada pukul 12.42 WIB itu menunjukkan dolar AS menguat 0,09 persen atau naik Rp17,1473 dibandingkan nilai acuan pada platform tersebut. Pergerakan ini memperlihatkan bahwa nilai dolar AS masih bertahan di atas Rp18.100.
Tingginya nilai dolar AS terhadap rupiah menjadi gambaran tekanan yang dihadapi mata uang domestik. Kondisi tersebut membuat perkembangan nilai tukar terus menjadi perhatian, terutama di tengah kebutuhan transaksi ekonomi yang melibatkan mata uang asing.
Pergerakan rupiah juga tercermin dalam data kurs referensi Bank Indonesia (BI). Pada Senin (2/11/2026), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) tercatat sebesar Rp18.161 per dolar AS. Angka tersebut meningkat dibandingkan posisi Jumat (30/10/2026) yang berada di level Rp18.138 per dolar AS.
Dengan demikian, berdasarkan kurs referensi BI, rupiah mengalami pelemahan sebesar Rp23 terhadap dolar AS dalam satu hari perdagangan. Sementara itu, pantauan Google Finance pada Selasa siang menunjukkan dolar AS berada di kisaran Rp18.149.
Perbedaan angka tersebut perlu dipahami sebagai hasil pengamatan dari dua sumber dengan waktu dan metode pencatatan berbeda. Namun, keduanya memperlihatkan bahwa nilai tukar dolar AS terhadap rupiah masih berada pada level yang tinggi.
Pergerakan nilai tukar memiliki arti penting bagi aktivitas ekonomi. Perubahan kurs dapat memengaruhi nilai pembayaran barang impor, transaksi internasional, serta kewajiban perusahaan yang menggunakan mata uang asing. Besarnya dampak terhadap masing-masing sektor bergantung pada kebutuhan dan eksposur transaksi valuta asing.
Bagi pelaku usaha yang memiliki kebutuhan pembayaran dalam dolar AS, perkembangan kurs menjadi salah satu faktor yang perlu diperhitungkan dalam pengelolaan biaya. Sementara itu, masyarakat yang melakukan transaksi atau memiliki kebutuhan valuta asing juga perlu memperhatikan perubahan nilai tukar.
Posisi dolar AS yang masih berada di atas Rp18.100 membuat perkembangan rupiah dalam perdagangan berikutnya layak dicermati. Data kurs selanjutnya akan memberikan gambaran lebih jelas mengenai arah pergerakan mata uang domestik terhadap dolar AS.






















