Sabtu, Oktober 31, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
Home Kabar Sumbar

Kawasan Hulu Sungai TNKS di Pesisir Selatan Disebut Rusak Parah Akibat Tambang Emas Ilegal

Mengki Kurniawan
Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:59
in Kabar Sumbar
Sejumlah orang menambang emas secara ilegal di kawasan hulu sungai Taman Nasional Kerinci Seblat di Nagari Limau Purut Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Sejumlah orang menambang emas secara ilegal di kawasan hulu sungai Taman Nasional Kerinci Seblat di Nagari Limau Purut Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Share on FacebookShare on Twitter

Kabarminang — Aktivitas penambangan emas ilegal disebut merusak kawasan hulu sungai Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) di Nagari Limau Purut Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

​Ketua Masyarakat Penjaga Alam Indonesia (MPAI) Pesisir Selatan, Yaparudin MJ, menguraikan bahwa penambangan emas ilegal di perbukitan Bukit Batarak tersebut berlangsung sekitar tiga kilometer dari batas areal penggunaan lain (APL). Ia menyebut bahwa lokasi itu menembus kawasan konservasi di Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah III Pesisir Selatan Resor Lunang-Sako.

“Aktivitas tambang emas ilegal ini berada di lokasi yang sama dengan razia sebelumnya, tepatnya di perbukitan Bukit Batarak yang berjarak empat jam perjalanan atau 213 kilometer dari Padang,” ujar Yaparudin kepada Kabarminang.com pada Sabtu (31/10/2026).

​Yaparudin mengungkapkan keberadaan puluhan mesin dompeng (sebutan lokal mesin diesel merek Dong Feng untuk menyedot air) yang dimodifikasi menjadi lubang jarum di aliran Batang Gambir memicu kehancuran struktur tanah serta merusak kawasan konservasi TNKS. Menurutnya, pengerukan sungai dan perambahan hutan ini menjadi pemicu utama bencana banjir bandang dan longsor yang menghantam wilayah Tapan.

​Selain memicu bencana ekologis, kata Yaparudin, penambangan ilegal itu mengancam keselamatan fisik warga akibat maraknya konflik pertanahan dan perebutan titik urat emas di lapangan. Ia menginformasikan bahwa perselisihan antarpemilik lahan dan penambang terjadi setiap hari di dalam kawasan hingga mengakibatkan bentrok fisik yang memakan korban cedera berat.

​”Banyak warga yang mengalami patah pinggang dan patah kaki akibat bentrok lahan,” ucap Yaparudin.

​Yaparudin membeberkan bahwa operasional tambang emas liar di Bukit Batarak melibatkan penambang pendatang dari Jawa Barat, Jambi, Kerinci, Payakumbuh, Pasaman, hingga dukungan sebagian warga lokal.

Yaparudin menyebut razia penegakan hukum yang digelar polisi maupun pengelola kawasan konservasi kerap mengalami kebocoran sebelum petugas tiba di lokasi. Akibat informasi bocor itu, kata Yaparudin, dalam tiga kali razia di kawasan TNKS, polisi selalu mendapati lokasi dalam keadaan kosong karena para pelaku telah melarikan diri terlebih dahulu.


halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: banjir bandang Pesisir SelatanBukit Batarakkerusakan hutankerusakan lingkunganLimau Purut TapanMPAI Pesisir Selatanpenambangan emas liarpertambangan ilegalRanah Ampek Hulu TapanSatgas Penertiban Kawasan HutanSumatera BaratTaman Nasional Kerinci Seblattambang emas ilegaltambang emas ilegal Pesisir SelatanTNKS
ShareTweetPin

Berita Terkait

Pedagang Pasar Raya Diminta Pindah Sebelum 1 November ke Lokasi yang Disediakan

Pedagang Pasar Raya Diminta Pindah Sebelum 1 November ke Lokasi yang Disediakan

31 Oktober 2026
Dugaan Iklan Palsu dan Kerawanan Bencana Lumin Park Padang, Pengembang Perumahan Buka Suara

Dugaan Iklan Palsu dan Kerawanan Bencana Lumin Park Padang, Pengembang Perumahan Buka Suara

31 Oktober 2026
Video: Kepala Dinas Marabo Saat Penertiban PKL di Pasar Raya Padang

Video: Kepala Dinas Marabo Saat Penertiban PKL di Pasar Raya Padang

31 Oktober 2026
CFD Padang 20 September 2026 Ditiadakan Akibat Kabut Asap

Sempat Ditiadakan akibat Kabut Asap, CFD Padang Kembali Digelar Besok

31 Oktober 2026
Puluhan Pelajar Meriahkan Lomba Solo Song Festival Literasi Padang Panjang, Ini Pemenangnya

Puluhan Pelajar Meriahkan Lomba Solo Song Festival Literasi Padang Panjang, Ini Pemenangnya

31 Oktober 2026
Bupati Dharmasraya Serahkan Bantuan 12,3 Ton Benih Jagung kepada 42 Kelompok Tani

Bupati Dharmasraya Serahkan Bantuan 12,3 Ton Benih Jagung kepada 42 Kelompok Tani

31 Oktober 2026
Tinggalkan Komentar

Terpopuler

Pria di Agam Ditangkap karena Setubuhi Anak Kandung dan Anak Tiri, Korban Siswi SD dan SMP

Pria di Agam Ditangkap karena Setubuhi Anak Kandung dan Anak Tiri, Korban Siswi SD dan SMP

29 Oktober 2026

Tidur Bertiga Seranjang, Pria di Agam Setubuhi Anak Kandung Saat Istri Terlelap

Tidur Bertiga Seranjang, Pria di Agam Setubuhi Anak Kandung Saat Istri Terlelap

30 Oktober 2026

Jatuh dari Lantai Tiga Gedung Kampus, Dosen Poltekkes Padang Dirawat Intensif

Pasien BPJS Adukan Pelayanan RSUP M Djamil Padang ke Ombudsman, Soroti Keselamatan Pasien

27 Oktober 2026

2 Mahasiswi Politeknik Negeri Padang Jadi Korban Tabrak Lari di Batam, 1 Tewas

2 Mahasiswi Politeknik Negeri Padang Jadi Korban Tabrak Lari di Batam, 1 Tewas

24 Oktober 2026

Jual Biosolar Subsidi, 5 Orang di Tanah Datar Ditangkap, 1 Pelaku Berstatus PPPK Paruh Waktu

Jual Biosolar Subsidi, 5 Orang di Tanah Datar Ditangkap, 1 Pelaku Berstatus PPPK Paruh Waktu

27 Oktober 2026

Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Solok, Ditemukan Racun Rumput di Lokasi

Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Solok, Ditemukan Racun Rumput di Lokasi

24 Oktober 2026

10 Tahun Dirawat di Rumah Setelah Operasi Usus Buntu, Perempuan di Padang Dibawa ke Rumah Sakit

10 Tahun Dirawat di Rumah Setelah Operasi Usus Buntu, Perempuan di Padang Dibawa ke Rumah Sakit

30 Oktober 2026

Berita Terkini

Kawasan Hulu Sungai TNKS di Pesisir Selatan Disebut Rusak Parah Akibat Tambang Emas Ilegal

Kawasan Hulu Sungai TNKS di Pesisir Selatan Disebut Rusak Parah Akibat Tambang Emas Ilegal

31 Oktober 2026

Digerebek Warga, PNS dan Pemilik Kios Jadi Tersangka Kasus Pupuk Subsidi di Lima Puluh Kota

Digerebek Warga, PNS dan Pemilik Kios Jadi Tersangka Kasus Pupuk Subsidi di Lima Puluh Kota

31 Oktober 2026

Dugaan Iklan Palsu dan Kerawanan Bencana Lumin Park Padang, Pengembang Perumahan Buka Suara

Dugaan Iklan Palsu dan Kerawanan Bencana Lumin Park Padang, Pengembang Perumahan Buka Suara

31 Oktober 2026

30 Motor Disita dan 2 Orang Diamankan dalam Tawuran Pelajar di Padang

30 Motor Disita dan 2 Orang Diamankan dalam Tawuran Pelajar di Padang

31 Oktober 2026

Video: Kepala Dinas Marabo Saat Penertiban PKL di Pasar Raya Padang

Video: Kepala Dinas Marabo Saat Penertiban PKL di Pasar Raya Padang

31 Oktober 2026

Soroti Temuan Sawit Ilegal di Bekas Karhutla di Dharmasraya, LBH Padang Desak Perusahaan Diperiksa

Soroti Temuan Sawit Ilegal di Bekas Karhutla di Dharmasraya, LBH Padang Desak Perusahaan Diperiksa

31 Oktober 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami

© 2025 KabarMinang.com.