Kabarminang — Seorang perempuan di Pasar Surantih, Nagari Surantih, Kecamatan Sutera, Pesisir Selatan, melaporkan seorang pria ke Polres Pesisir Selatan karena tetangganya itu memperlihatkan alat kelaminnya kepada anak perempuan tersebut.
Perempuan berinisial YL (52 tahun) itu mengatakan bahwa pria yang dilaporkannya tersebut berinisial UJ (usia sekitar 55 tahun). Sementara itu, katanya, anaknya merupakan perempuan berusia sebelas tahun.
YL melaporkan UJ ke Polres Pesisir Selatan pada Kamis (20/8/2026) atas dugaan pencabulan anak di bawah umur. Peristiwa yang ia laporkan terjadi pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Ia melaporkan UJ dengan menyertakan dua video pria itu memperlihatkan alat kelaminnya kepada korban.
Saat itu, kata YL, UJ sedang berada di dapur rumahnya, lalu mengeluarkan alat kelaminnya dari dalam kain sarung yang ia kenakan, kemudian memperlihatkannya kepada korban, yang saat itu berada di teras rumahnya. Ia menyebut hal itu terjadi beberapa menit. Dalam video yang dikirimkan YL kepada Kabarminang.com, terlihat UJ mengeluarkan alat kelaminnya sambil melihat kepada korban. Awalnya UJ mengeluarkan alat kelaminnya saat ia duduk, lalu berdiri. Ia juga terlihat meremas-remas dadanya dan mengeluarkan alat kelaminnya sambil melihat kepada korban.
“Sebenarnya UJ diduga sering memperlihatkan alat kelaminnya kepada anak saya sejak tahun 2024. Tapi, saya tidak punya bukti selama ini. Malam itu saya merekamnya ketika dia memperlihatkan kemaluannya kepada anak saya agar saya punya bukti untuk melaporkannya kepada polisi,” ujar YL kepada Kabarminang.com pada Minggu (27/9/2026).
YL mengungkapkan bahwa pada 2024 seorang pria pernah masuk ke kamar tidur anaknya sekitar pukul 3.00 WIB. Pria itu menggunting celana di bagian kemaluan korban dan menanggalkan celana tersebut hingga lutut korban. Anaknya lalu berteriak sehingga YL terbangun dan membuat pelaku kabur melalui pintu belakang rumah. Menurut cerita korban, pria tersebut mengenakan sebo dengan ciri-ciri bertubuh tinggi dan besar.
Waktu itu, kata YL, ia tidak curiga bahwa pelakunya diduga UJ. Namun, belakangan ini YL meyakini bahwa pria tersebut merupakan UJ karena ciri-cirinya sama dengan pria yang disebutkan oleh korban.
YL membeberkan bahwa sejak 2024 anaknya ketakutan jika mendengar nama UJ. Anaknya bercerita bahwa ia sering dikejar-kejar oleh UJ dan diperlihatkan alat kelamin pria itu serta disuruh memegang alat kelaminnya. Namun, waktu itu YL tidak tahu perbuatan apa yang dilakukan UJ kepada korban karena korban tidak pernah bercerita kepadanya.


















