Kabarminang — Sembilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kabupaten dan kota resmi terdaftar sebagai peserta Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat (Sumbar) 2026, sedangkan sepuluh KONI daerah lainnya hingga kini belum mendaftarkan kontingennya.
Data tersebut dikonfirmasi berdasarkan rekapitulasi Sistem Informasi Porprov Sumbar (Sirimau) per Sabtu (26/9/2026) pukul 08.35 WIB setelah masa pendaftaran kontingen resmi ditutup pada Jumat (25/9/2026) pukul 23.59 WIB.
Sebelumnya, Panitia Besar Porprov XVI memperpanjang tenggat pendaftaran dari jadwal awal Kamis (24/9/2026). Mereka melakukan hal itu untuk memberikan kesempatan tambahan bagi semua daerah untuk merampungkan berkas administrasi.
Ketua Dewan Pengarah Porprov XVI Sumbar 2026 sekaligus Wakil Ketua Umum II KONI Sumbar, Septri, mengonfirmasi bahwa penutupan sistem Sirimau dilakukan tepat pukul 23.59 WIB sesuai dengan regulasi yang telah disepakati bersama.
Septri menjelaskan bahwa kendala utama yang dialami oleh sepuluh daerah yang belum mendaftar berkaitan erat dengan regulasi pencairan anggaran di tingkat pemerintah daerah masing-masing.
”Hampir separuh atau sepuluh daerah bermasalah dengan pencairan anggaran daerahnya jika harus mendaftar sesuai jadwal penutupan tersebut,” ujar Septri kepada Kabarminang.com pada Sabtu (26/9/2026).
Septri menegaskan bahwa persoalan kendala administratif dan pencairan keuangan daerah tidak boleh merugikan para atlet yang telah mempersiapkan diri melalui latihan rutin setiap hari.
”Atlet ini latihan setiap hari dengan harapan bisa bertanding dan memberikan hasil terbaik. Jadi, sangat tidak etis apabila mereka gagal tampil hanya karena masalah regulasi keuangan,” ucap Septri.





















