Kabarminang – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pasaman memasang kandang jebak untuk menangani beruang madu yang menyerang seorang warga di Jorong Petok Timur, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, Selasa (15/9/2026).
Kepala Resort BKSDA Pasaman Edi Susilo mengatakan kandang jebak dipasang menggunakan umpan berupa kotak madu galo-galo.
“Penanganan tersebut dilakukan setelah petugas melakukan verifikasi lapangan terkait serangan beruang madu terhadap warga yang terjadi kemaren sekitar pukul 08.00 WIB,” tuturnya.
Dalam kejadian itu, seorang warga bernama Yolita diserang beruang madu saat sedang menakik getah karet di kebun.
Berdasarkan keterangan suami korban katanya saat itu korban sedang menakik getah karet bersama suaminya. Tiba-tiba seekor beruang madu datang dari belakang dan menggigit kaki kanan korban.
“Korban kemudian terjatuh dan terguling menuruni lereng kebun sekitar 50 meter hingga ke pinggir jalan setapak. Korban selanjutnya dievakuasi oleh suaminya ke kampung,” tuturnya.
Saat ini korban menjalani perawatan di RS Ibnu Sina di Panti. Sementara itu, beruang madu tersebut sempat terguling sekitar lima meter dari lokasi kejadian sebelum kemudian melarikan diri. Petugas menduga satwa tersebut masih berada di sekitar lokasi.
Dalam verifikasi lapangan, pihaknya menemukan bercak darah korban, jejak kaki beruang di tanah, bekas cakaran pada pohon, serta bekas bongkaran sarang galo-galo pada pohon jengkol.




















