Kabarminang — Sekretaris Komisi III DPRD Sumatera Barat (Sumbar) dari Fraksi PPP, Nofrizon, menyoroti kasus pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar yang terekam kamera berbuat mesum di ruang kerja.
Nofrizon meminta pemprov tidak hanya menyelesaikan persoalan tersebut dari sisi dugaan pelanggaran disiplin. Ia meminta pemprov untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap pejabat tersebut untuk memastikan fakta dan menindaklanjuti berbagai laporan yang disebut telah diterima pihaknya,” tuturnya kepada wartawan pada Rabu (26/8/2026).
Nofrizon mengaku pernah menyampaikan persoalan mengenai pejabat tersebut dalam forum DPRD Sumbar. Ia menyebut bahwa gubernur merespons persoalan yang disampaikan Nofrizon dengan memindahkan pejabat itu ke Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar.
Ketika pejabat tersebut muncul lagi ke tengah publik dalam kasus perbuatan mesum, Nofrizon menyangkan perbuatan yang dilakukan pejabat itu.
Minta pemeriksaan tidak berhenti pada kasus asusila
Nofrizon meminta Pemprov Sumbar untuk memeriksa laporan yang berkembang tentangpejabat tersebut secara menyeluruh.
Menurut Nofrizon, bagian Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Sumbar merupakan jabatan yang paling bergengsi, diinginkan semua orang, dan kepercayaan kepala daerah. Ia menyebut bahwa semua proyek berada di biro itu.
Karena itu, Nofrizon mendorong pemprov untuk melibatkan pihak eksternal atau independen agar proses pemeriksaan dapat berjalan secara objektif. Selain itu, ia meminta pemprov untuk menyampaikan hasil pemeriksaan secara terbuka kepada publik.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Sumbar, Arry Yuswandi, mengatakan bahwa Pemprov Sumbar sudah membentuk Tim Pemeriksa Ad Hoc untuk menangani kasus pejabat tersebut. Pihaknya telah memanggil pejabat yang ada dalam video itu untuk memberikan klarifikasi. Ia menyebut bahwa pejabat itu mengakui bahwa salah satu orang yang berada dalam video tersebut dirinya.
















