Dorong pemeriksaan LHKPN
Nofrizon juga meminta agar Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pejabat tersebut diperiksa. Ia menyampaikan permintaan itu karena menerima informasi tentang kepemilikan sejumlah properti oleh pejabat itu.
“Dia mempunyai properti yang sangat banyak, bahkan punya kolam renang di rumahnya sendiri,” ujar Nofrizon.
Nofrizon juga mendapatkan informasi bahwa pejabat itu membeli rumah dengan menggunakan uang tunai dengan koper.
Namun, Nofrizon tidak menyebut semua informasi tersebut sebagai hasil pemeriksaan yang telah terbukti. Karena itu, ia meminta laporan tersebut ditindaklanjuti melalui mekanisme pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Minta rekam jejak ditelusuri
Nofrizon juga mendorong Pemprov Sumbar untuk memeriksa rekam jejak pejabat tersebut. Menurutnya, pemeriksaan itu diperlukan agar pemprov dapat mengambil keputusan berdasarkan fakta dan hasil pemeriksaan, bukan hanya informasi yang beredar di masyarakat.
Ia juga meminta pemprov untuk mengevaluasi pejabat yang menempati posisi strategis.
“Letakkan seorang pejabat yang betul-betul di bidangnya, dan bertanggung jawab dalam segala hal,” ujarnya.
Nofrizon meminta pemprov untuk melakukan tes psikologi terhadap pejabat eselon 3 dan eselon 2 di lingkungan pemprov. Ia bahkan mengusulkan agar tes psikologi tersebut didampingi pasangan sah masing-masing pejabat.
















