Kabarminang — Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang pada Sabtu (8/8/2026) menyalurkan bantuan dana Rp15 juta kepada Pondok Pesantren Bustanul Yaqin, Pungguang Kasik, Lubuk Alung, Padang Pariaman, yang terbakar.
Bantuan tersebut diserahkan oleh Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Martin Kustati, bersama Wakil Rektor II, Lukmanul Hakim, dan Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Rendy Nugraha Frasandy, kepada pemimpin pondok pesantren. Bantuan itu merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas civitas akademika kepada Zainal Tuanku Mudo, salah satu dosen UIN Imam Bonjol Padang yang menjadi pemimpin Pondok Pesantren Bustanul Yaqin.
Kebakaran terjadi pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 13.00 WIB saat para santri sedang melaksanakan salat Zuhur berjemaah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kobaran api menghanguskan sejumlah fasilitas pondok, di antaranya kantor sekretariat, dua ruang asrama, kantin, koperasi, ruang UKS/poskestren, serta dua ruang belajar yang juga digunakan sebagai musala putri. Sejumlah perlengkapan santri dan kebutuhan pembelajaran turut terbakar.
Dalam penyaluran bantuan itu, Martin menanyakan kondisi pondok dan memastikan keadaan para santri pascakebakaran.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu proses pemulihan pondok dan mendukung keberlanjutan kegiatan pembelajaran para santri.
Sementara itu, Rahmat Tuanku Sulaiman, menyampaikan bahwa ada hikmah di balik musibah tersebut. Ia juga berharap proses pembangunan kembali fasilitas pondok dapat segera dilanjutkan.
“Semoga segala bantuan dan kepedulian yang diberikan dibalas oleh Allah SWT dengan kebaikan dan menjadi amal jariah,” ujarnya.
Ia berterima kasih atas kunjungan dan kepedulian keluarga besar UIN Imam Bonjol Padang. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu proses pembangunan kembali fasilitas pondok yang terdampak kebakaran.















