Kabarminang– Jalur lintas utama Padang–Solok mengalami kemacetan panjang setelah sebuah truk fuso mogok di tanjakan Pasar Talang, Jorong Aro Talang, Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, pada Rabu (8/7/2026). Insiden tersebut membuat sistem buka-tutup arus lalu lintas yang diterapkan di lokasi perbaikan jalan tidak dapat diberlakukan untuk sementara waktu.
Kasat Lantas Polres Solok, Iptu Rido, mengatakan truk yang mogok di tanjakan menyebabkan arus kendaraan dari dua arah terkunci sehingga petugas menghentikan sementara sistem buka-tutup hingga proses evakuasi selesai.
“Truk fuso yang rusak di tanjakan Pasar Talang membuat arus kendaraan terkunci, sehingga sistem buka-tutup yang biasanya kami terapkan setiap 15 menit sekali terpaksa dihentikan sementara sampai evakuasi selesai,” kata Iptu Rido.
Ia menjelaskan, sebelum kejadian tersebut arus lalu lintas di kawasan Talang memang telah padat akibat proyek pengaspalan dan pengecoran jalan yang sedang berlangsung. Selama pekerjaan berlangsung, petugas menerapkan sistem buka-tutup secara bergantian untuk mengurai antrean kendaraan dari arah Kota Padang maupun Solok.
Menurutnya, durasi buka-tutup disesuaikan dengan volume kendaraan di masing-masing arah sehingga arus lalu lintas tetap dapat bergerak meski terjadi perlambatan.
Iptu Rido menilai lokasi proyek perbaikan jalan nasional di kawasan Talang memiliki tingkat risiko kecelakaan yang relatif rendah dibandingkan jalur ekstrem lainnya. Hal itu karena kontur jalan di titik pengecoran cenderung datar dan tidak memiliki tikungan tajam maupun tanjakan curam seperti di Sitinjau Lauik.
Terkait kendaraan berat, Satlantas Polres Solok tetap mengizinkan truk bertonase besar melintasi jalur tersebut selama masa perbaikan. Menurutnya, kendaraan berat tidak dialihkan ke jalan alternatif atau jalan perkampungan karena mempertimbangkan faktor keselamatan.
“Kami tidak mengalihkan truk besar ke jalan kampung karena jalurnya sempit dan minim penerangan saat malam hari, yang justru memicu risiko kecelakaan baru,” ujarnya.
















