Sementara itu, kendaraan pribadi dan sepeda motor masih diperbolehkan melintas. Pengendara diminta bersabar mengikuti antrean dan mematuhi arahan petugas yang berjaga di lapangan.
Iptu Rido menyebut kepadatan lalu lintas pada Rabu dipengaruhi tingginya aktivitas kendaraan logistik di jalur nasional tersebut. Pihaknya memperkirakan kemacetan berpotensi lebih panjang pada akhir pekan karena meningkatnya volume kendaraan.
“Kepadatan arus ini kami perkirakan baru akan mulai mereda secara signifikan setelah tanggal 13 Juli, seiring berakhirnya masa libur sekolah dan kembalinya aktivitas normal kantor,” katanya.
Ia menambahkan, pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi proyek turut dibantu masyarakat setempat untuk mengurai antrean kendaraan.
Proses pengerasan beton pada satu sisi jalan membutuhkan waktu sedikitnya 21 hari sebelum dapat dilalui kendaraan. Setelah sisi tersebut selesai, pekerjaan akan dilanjutkan ke sisi jalan lainnya.
Secara keseluruhan, proyek perbaikan jalan di kawasan Talang diperkirakan masih membutuhkan waktu sekitar dua bulan hingga rampung. Polisi mengimbau masyarakat untuk bersabar menghadapi kemacetan yang terjadi demi kelancaran pembangunan infrastruktur jalan.
















