Kabarminang — Warga mengeluhkan sejumlah ruas jalan di kecamatan di Kabupaten Pasaman Barat yang rusak parah selama bertahun-tahun hingga membahayakan keselamatan para pengendara.
Seorang warga Jorong Laban, Nagari Kapa, Kecamatan Luhak Nan Duo, Nanda, mengatakan, kerusakan terparah berada di ruas jalan Pasar Kapa menuju Sungai Talang di Kecamatan Luhak Nan Duo. Ruas jalan itu kini dipenuhi lubang di seluruh badan jalan.
“Kondisi lubang di seluruh badan jalan ini sangat parah. Kalau hujan, lubang-lubang itu tergenang air dan menjadi jebakan yang membahayakan pengendara yang lewat. Ruas jalan ini sudah rusak bertahun-tahun, tetapi tidak ada tindak lanjut dari pemerintah daerah,” ujarnya kepada Sumbarkita, Rabu (8/7/2026).
Nanda kecewa atas lambatnya respons pemerintah daerah terkait perbaikan jalan di lingkungan itu. Terlebih lagi, kawasan tersebut merupakan daerah asal salah satu anggota legislatif setempat.
“Kami heran kenapa jalan ini tidak kunjung diperbaiki. Padahal, di daerah kami ini ada seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang seharusnya bisa mengawal aspirasi warga,” ujarnya.
Selain di wilayah Luhak Nan Duo, Nanda menyebut kerusakan juga terjadi di wilayah Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman. Jalur tersebut merupakan urat nadi transportasi yang menghubungkan Rimbo Gantiang-Tanjuang Pangka dengan kerusakan diperkirakan mencapai panjang 400 meter.
“Kondisi permukaan aspal sudah hancur dan menyisakan hamparan batu yang tidak rata. Batuan itu membuat permukaan jalan menjadi tidak rata dan rawan memicu kecelakaan,” tuturnya.
Selanjutnya, kerusakan juga terjadi di kawasan Paraman Ampalu, Nagari Rabi Jonggor, Kecamatan Gunung Tuleh.
















