Kabarminang – Polisi terus melakukan penyelidikan secara profesional dan menyeluruh sehubungan dengan meninggalnya seorang guru PPPK, Ingga Pratama Putra (33 tahun), di salah satu kamar di mes Polres Pesisir Selatan pada Minggu (28/06/2026).
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pesisir Selatan, Iptu Ai Am’ar Faradhyba, mengatakan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung dengan melibatkan berbagai langkah pemeriksaan guna mengungkap secara jelas penyebab kematian korban.
“Penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk penghuni mes, rekan korban, keluarga, serta beberapa personel yang diketahui pernah berada di lokasi. Semua keterangan tersebut sedang didalami untuk memperoleh gambaran yang utuh terkait peristiwa tersebut,” ujar Am’ar pada Minggu (4/7/2026).
Selain memeriksa saksi, kata Am’ar, penyidik masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik yang dilakukan oleh pihak berwenang. Ia mengatakan bahwa hasil tersebut akan menjadi bagian penting dalam menentukan penyebab pasti kematian korban.
“Sampai saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik. Oleh karena itu, kami mengimbau seluruh pihak untuk tidak berspekulasi ataupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya,” tutur Am’ar.
Am’ar mengatakan bahwa Polres Pesisir Selatan memastikan bahwa penanganan perkara dilakukan secara profesional, objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum. Ia menyampaikan bahwa sejak awal polres melibatkan pengawasan internal melalui Seksi Propam Polres Pesisir Selatan untuk mengungkap kasus itu.
Pihaknya akan menyampaikan setiap perkembangan penyelidikan kepada masyarakat melalui saluran informasi resmi kepolisian
Am’ar juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif dan memberikan ruang kepada penyidik untuk bekerja secara maksimal dalam mengungkap fakta.
















