Kabarminang — Seorang anak tikuang atau pekerja penarik kendaraan (PKJR) tewas terjepit di dalam truk yang masuk jurang di Jalan Raya Padang—Solok, tepatnya di Pendakian Tunggua Panorama II, Sitinjau Lauik, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Padang, pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Padang, AKP Riwal Maulidinata, mengatakan bahwa PKJR itu bernama Muhammad Fajri (32), warga Tarantang, Kelurahan Tarantang, Kecamatan Lubuk Kilangan.
Riwal menceritakan bahwa peristiwa itu bermula saat truk tangki Hino Lohan bernomor polisi BA 8019 GU, bermuatan minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO), melaju dari arah Padang menuju Solok. Sesampainya di Pendakian Tunggua, truk itu tidak kuat menanjak sehingga berhenti di tanjakan.
Setelah berhenti, kata Riwal, truk dibawa oleh PKJR bernama Muhammad Fajri. Namun, kendaraan itu tidak mampu menanjak hingga akhirnya mundur.
“Truk kemudian masuk ke dalam jurang dengan kedalaman sekitar 50 meter. Korban Muhammad Fajri terjepit dan meninggal dunia,” ujar Riwal pada Jumat (3/7/2026).
Riwal mengatakan bahwa pihaknya masih mendalami kecelakaan itu karena juga mendapatkan informasi bahwa PKJR itu hanya berada di samping sopir.
Hingga kini pihaknya belum mengetahui identitas sopir truk tersebut.
Sementara itu, akibat kecelakaan tersebut, kata Riwal, truk tangki rusak berat.
View this post on Instagram














