Kabarminang — Sejumlah mantan pemaian Semen Padang FC atau pemaian musim 2025/2026 belum mendapatkan gaji mereka dua bulan. Mereka kompak menayangkan surat terbuka kepada Semen Padang FC tentang masalah tersebut di fitur “cerita” Instagram di akun masing-masing pada Minggu (29/6/2026).
Berikut ini isi surat terbuka itu. Per tanggal 1 Juni 2026, kontrak kami sebagai pemaian Semen Padang FC musim 2025/2026 telah berakhir. Kami telah menjalankan seluruh kewajiban kami sebagai pemain profesional hingga kompetensi selesai. Namun hingga hari ini, masih terdapat kurang lebih 2 bulan gaji yang menjadi hak kami dan belum dibayarkan. Kami menyampaikan pernyataan ini sebagai bentuk harapan agar pihak klub segera memenuhi kewajibannya. Kami hanya menuntut hak yang telah kami peroleh melalui kerja keras, dedikasi, dan profesionalisme selama membela tim. Hak pemain adalah hak yang harus dipenuhi.
Surat terbuka tersebut diunggah oleh, antara lain, akun @dimasronisaputra, @mridwan10, @irsyadmaulana, @ronaldokwateh7, @rickiariansah, @rendysroyer.
Sehubungan dengan tunggakan pembayaran gaji itu, Presiden Klub Semen Padang FC, Andre Rosiade, menyampaikan pernyataan resmi melalui akun Instagram @Semenpadangfcid pada Minggu (28/6/2026). Ia mengatakan bahwa berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham Semen Padang yang lalu disepakati bahwa segala kewajiban pada musim 2025/2026 akan diselesaikan paling lambat 1 Agustus 2026 oleh manajemen lama bersama PT Semen Padang.
“Oleh karena itu, bagi pihak yang berkepentingan, silakan berkomunikasi langsung dengan jajaran manajemen lama,” ujar Anggota DPR RI dari dapil Sumbar tersebut.
Pada akhir pernyataan, Andre menyampaikan bahwa manajemen baru Semen Padang FC akan bertanggung jawab penuh dalam membiayai dan membangun tim untuk musim 2026/2027 dengan target utama juara Liga 2.
Adapun dalam keterangan yang mengantar pernyatan Andre tersebut disampaikan bahwa untuk menyongsong musim baru, Semen Padang FC terus melakukan penataan internal secara struktural, profesional, dan transparan. Sebagai bentuk keterbukaan, manajemen berkomitmen penuh memastikan seluruh pemenuhan hak musim 2025/2026 diselesaikan secara tuntas dan akuntabel melalui manajemen lama.
“Langkah ini diambil agar manajemen baru dapat fokus penuh dan bergerak bersih dalam membangun tim yang solid demi membawa Kabau Sirah kembali ke kasta tertinggi.” Demikian penutup pengantar tersebut.
















