Kabarminang — Kegiatan puncak perayaan Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2026 di Pariaman pada Minggu (28/6/2026) dipadati orang dari berbagai daerah. Ribuan orang memadati sepanjang jalur prosesi hingga kawasan Pantai Gandoriah untuk menyaksikan tradisi budaya yang digelar setiap 10 Muharam tersebut.
Ketua Panitia Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2026, Elfis, mengatakan bahwa jumlah pengunjung yang hadir sepanjang pelaksanaan acara diperkirakan mencapai puluhan ribu orang. Kepadatan massa sudah terlihat sejak pagi dan terus meningkat menjelang prosesi hoyak tabuik hingga tabuik dibuang ka lauik.
“Perkiraan kami, jumlah pengunjung yang hadir hari ini mencapai puluhan ribu orang. Mereka datang dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat, bahkan ada juga wisatawan dari luar provinsi yang sengaja datang untuk menyaksikan Tabuik secara langsung,” kata Elfis.
Menurut Elfis, tingginya jumlah pengunjung menunjukkan bahwa Tabuik masih menjadi daya tarik utama wisata budaya di Sumbar. Setiap tahapan prosesi selalu dipenuhi orang yang ingin melihat secara langsung tradisi yang telah diwariskan turun-temurun tersebut.
Elfis mengatakan bahwa panitia telah menyiapkan penyelenggaraan jauh hari bersama Pemerintah Kota Pariaman, TNI, Polri, tenaga kesehatan, dan berbagai unsur lainnya. Pihaknya melakukan Hal itu untuk memastikan semua rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar meski dihadiri pengujung dalam jumlah besar.
Ia menyebut bahwa selama pelaksanaan kegiatan situasi tetap terkendali. Arus pengunjung di sejumlah titik prosesi dapat diatur sehingga rangkaian acara berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia.
Selain menjadi ruang pelestarian budaya, Elfis menilai penyelenggaraan Tabuik membawa dampak ekonomi bagi masyarakat. Menurutnya, ramainya pengunjung membuat aktivitas pedagang makanan, pelaku usaha kecil, penyedia jasa transportasi, hingga pengelola penginapan meningkat dibandingkankan dengan hari-hari biasa.
“Setiap tahun kami berharap Tabuik tidak hanya menjadi agenda budaya, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat. Kehadiran pengunjung dalam jumlah besar tentu menjadi berkah bagi para pelaku usaha di Kota Pariaman,” ujarnya.
Elfis mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Tabuik tahun ini, dari tuo Tabuik, pemerintah daerah, aparat keamanan, sukarelawan, hingga masyarakat yang ikut menjaga ketertiban selama prosesi berlangsung.
















