Kabarminang — Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menargetkan jalan tembus yang menghubungkan Solok Selatan dengan Dharmasraya sepanjang 26,9 kilometer dapat tersambung dan dilalui kendaraan pada tahun ini.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, dan Perumahan (DPUTRP) Solok Selatan, Yolly Hirlandes, mengatakan, pengerjaan jalan tersebut saat ini dilakukan secara paralel oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) III Padang bersama pemerintah kabupaten.
Menurutnya, BPJN III Padang tengah mengerjakan pengaspalan jalan sepanjang tujuh kilometer, sementara pemerintah daerah melakukan pembukaan sekaligus pelebaran ruas jalan di sejumlah titik.
“Saat ini jalan tersebut sedang dalam proses pengerjaan pengaspalan sepanjang tujuh kilometer. Di sisi lainnya, pemerintah kabupaten juga tengah melakukan pembukaan sekaligus pelebaran jalan. Target kita bisa dilewati tahun ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa proyek pengaspalan ditargetkan rampung pada Juni 2026 dengan dukungan dana Instruksi Presiden (Inpres) Jalan sebesar Rp65 miliar.
Ia melanjutkan, saat ini Pemkab Solok Selatan juga melanjutkan pembukaan jalur menggunakan program Satu Kecamatan Satu Ekskavator hingga mencapai titik Simpang PDI. Kemudian pelebaran jalan di kawasan Jorong Log Batu Sandi hingga selebar 12 meter sepanjang tujuh kilometer menuju perbatasan Dharmasraya.
“Dalam pekerjaan tersebut, pemerintah daerah mengerahkan dua unit excavator, satu grader, dua dump truck, dan satu vibro roller untuk mendukung percepatan pembangunan,” ujarnya.
Dengan pengerjaan yang dilakukan saat ini, ruas jalan Sungai Kunyit–Sungai Rumbai nantinya akan teraspal sepanjang 12 kilometer, termasuk pengaspalan yang telah dilakukan pada tahun sebelumnya.
“Sebenarnya sekarang sudah bisa dilalui, namun ruas jalannya masih sempit dan jalannya kurang bagus. Makanya dengan pekerjaan balai dan pemkab ini, tahun ini akan lebih baik lagi jalurnya,” katanya.
















