Kabarminang — Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menyiapkan lahan seluas 11,28 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Golden Arm, Kecamatan Sangir.
“Lokasi itu dipilih karena strategis dan memenuhi kriteria untuk pengembangan fasilitas pendidikan terpadu,” kata Bupati Solok Selatan, Khairunas, saat meninjau lokasi beberapa waktu lalu.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa (Dinsos PMD) Solok Selatan, Nurhayati, mengatakan, program tersebut menyasar masyarakat dari kelompok ekonomi terbawah, yakni Desil 1 dan Desil 2.
Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat akan dibangun secara berjenjang mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan nilai pembangunan sekitar Rp250 miliar.
Kendati demikian, Nurhayati menyebut Pemerintah Kabupaten Solok Selatan hingga saat ini masih menunggu Surat Keputusan (SK) resmi dari kementerian terkait sebagai dasar pelaksanaan proyek tersebut.
“Saat ini kita masih menunggu SK penetapan resmi dari kementerian. Setelah itu, baru dapat dilanjutkan ke tahapan berikutnya, termasuk rekrutmen tenaga pendidik,” ujarnya.
Ia berharap kehadiran Sekolah Rakyat di Solok Selatan dapat memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu sekaligus menjadi upaya pemerintah dalam meningkatkan pemerataan kualitas pendidikan di daerah.
















