Kabarminang — Tim gabungan menghentikan hari pertama pencarian dua siswa SD yang hilang karena tenggelam di laut belakang kampus Universitas Bung Hatta, Kelurahan Ulak Karang, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, pada Sabtu (18/4/2026).
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan bahwa sesuai dengan prosedur operasi standar (SOP), pencarian dihentikan pukul 18.00 WIB. Ia menyebut bahwa pencarian dilanjutkan besok mulai pukul 7.30 WIB.
“Tadi pencarian dilakukan dengan dua perahu karet. Satu perahu berisi enam orang. Pencarian dilakukan dengan menyisir lokasi sekitar tempat kedua korban berenang,” ujar Hendri.
Hendri mengatakan bahwa tim pencari terdiri atas personel BPBD, Basarnas, Polri, TNI, dan PMI.
Hendri menginformasikan bahwa kedua bocah tersebut ialah Rasyid (8 tahun), warga Jalan Ambun Suri, RT 01, RW 09, Kelurahan Gunung Pangilun, Kecamatan Nanggalo, dan Zafran Al Malik Akbar (9 tahun), warga Jalan Cindua Mato, RT 2, RW 10, Kelurahan Gunung Pangilun. Ia menyebut bahwa keduanya merupakan siswa SD 06 Kampung Lapai.
Perihal tenggelamnya kedua bocah itu, Hendri menceritakan bahwa sekitar pukul 12.40 WIB enam siswa SD berenang di laut di belakang Universitas Bung Hatta, dua di antara mereka ialah Rasyid dan Zafran. Dari enam orang itu, empat orang berenang ke arah tengah laut, sedangkan dua orang lagi berenang di pinggir pantai.
“Karena kondisi ombak tidak bersahabat dan air sedang keruh, empat yang berada di tengah berusaha berenang ke pinggir pantai. Namun, dua orang di antara mereka terseret ombak dan hilang,” ujar Hendri.
Setelah mendapatkan informasi tentang orang tenggelam tersebut, kata Hendri, pihaknya langsung menuju lokasi kejadian untuk mencari korban dengan tim gabungan.
Sumbarkita terus memantau pencarian korban dan akan memperbarui informasi tentang pencarian tersebut dalam berita selanjutnya.















