Kabarminang – Hasil Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) 2026 resmi diumumkan pada 7 April pukul 15.00 WIB. Jalur masuk tanpa tes ini kembali menarik minat ribuan siswa dari berbagai daerah di Indonesia.
Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Martin Kustati, mengungkapkan sebanyak 5.978 siswa dinyatakan lulus dan diterima melalui jalur SPAN-PTKIN tahun ini. Jumlah tersebut berasal dari total 15.988 pendaftar yang memilih kampus tersebut.
“Angka ini sedikit menurun dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 16.629 pendaftar, dengan jumlah yang diterima sebanyak 6.088 siswa,” ujarnya kepada Sumbarkita, Selasa (14/4).
Dari total pendaftar tahun ini, sebanyak 8.418 peserta menjadikan UIN Imam Bonjol Padang sebagai pilihan pertama, sementara 7.570 lainnya memilih sebagai pilihan kedua. Mayoritas peserta yang lulus diterima pada program studi pilihan utama mereka.
Secara nasional, jumlah peserta yang dinyatakan lulus dalam SPAN-PTKIN 2026 mencapai 82.274 siswa. Proses seleksi dilakukan berdasarkan nilai rapor serta dokumen pendukung seperti prestasi akademik, sertifikat tahfidz, dan surat keterangan resmi dari sekolah.
Martin menyebutkan, mahasiswa yang diterima didominasi oleh peserta dari Sumatera Barat dengan jumlah sekitar 4.000 orang. Disusul Sumatera Utara sekitar 600 orang, Riau 300 orang, Jambi 280 orang, serta Bengkulu sekitar 100 orang, sementara sisanya berasal dari berbagai daerah lainnya di Indonesia.
Pendaftaran SPAN-PTKIN 2026 dibuka sejak 11 Februari hingga 4 Maret. Setelah pengumuman, peserta yang dinyatakan lulus diwajibkan mengikuti tahapan pendaftaran ulang pada 9 hingga 30 April.
“Pada tahap ini, calon mahasiswa juga dapat mengajukan bantuan pendidikan melalui program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Selain itu, tersedia pula beasiswa lain seperti dari Baznas dan Bank Indonesia,” jelasnya.














