Kabarminang – Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi akan mewisuda sebanyak 820 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan pada Rabu, 15 April 2026. Para wisudawan tersebut terdiri dari program Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3) dari beragam program studi.
Rektor UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Silfia Hanani, menyampaikan harapannya agar para alumni mampu mengembangkan potensi diri dengan memanfaatkan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan.
“Alumni UIN Bukittinggi harus mampu mengembangkan sayap masa depannya dengan mempergunakan ilmu pengetahuan yang sudah dimiliki serta tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan,” ujarnya, Selasa (14/6).
Ia juga menegaskan bahwa lulusan UIN Bukittinggi diharapkan menjadi pribadi yang tangguh dan siap menghadapi dinamika kehidupan dengan bekal ilmu dan kompetensi yang dimiliki.
Pelaksanaan wisuda kali ini akan semakin istimewa dengan kehadiran Rano Karno, yang dikenal sebagai Bang Doel. Ia dijadwalkan memberikan motivasi kepada para wisudawan guna menumbuhkan semangat dalam menghadapi persaingan global.
Selain agenda wisuda, UIN Bukittinggi saat ini juga tengah membuka penerimaan mahasiswa baru melalui jalur Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keislaman Negeri (UM-PTKIN). Pendaftaran telah dibuka sejak 13 April dan akan berlangsung hingga 30 Mei 2026.
Sementara itu, calon mahasiswa yang telah dinyatakan lulus melalui jalur SNBP, SNPT, SPAN, dan PTKIN sedang menjalani proses pengisian formulir Uang Kuliah Tunggal (UKT).
Sebagai salah satu perguruan tinggi negeri di Sumatera Barat, UIN Bukittinggi memiliki dua lokasi kampus yang berada di Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam. Kampus ini memiliki enam fakultas, yakni Fakultas Syariah, Fakultas Pendidikan dan Ilmu Tarbiyah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Fakultas Sains dan Teknologi, serta Pascasarjana.
Secara keseluruhan, UIN Bukittinggi memiliki 39 program studi yang terdiri dari 26 program S1, delapan program S2, dan empat program S3. Kampus ini juga telah meraih akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, UIN Bukittinggi terus melakukan berbagai langkah strategis, mulai dari penguatan sarana dan prasarana hingga peningkatan kualitas tenaga pendidik.
Saat ini, kampus tersebut tercatat memiliki 13 guru besar serta aktif mendorong kegiatan penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat, baik di tingkat nasional maupun internasional.














