Dari sisi program studi, Pendidikan Agama Islam menjadi jurusan dengan jumlah penerimaan tertinggi, yakni 397 mahasiswa. Disusul Manajemen Bisnis Syariah dan Ekonomi Syariah yang masing-masing menerima 360 mahasiswa.
Program studi lainnya dengan jumlah penerimaan besar antara lain Perbankan Syariah sebanyak 321 mahasiswa, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah 305 mahasiswa, serta Bimbingan Konseling Islam dan Komunikasi dan Penyiaran Islam yang masing-masing menerima 300 mahasiswa.
Sementara itu, Akuntansi Syariah menerima 281 mahasiswa, Psikologi Islam 280 mahasiswa, serta program studi hukum seperti Hukum Tata Negara (Siyasah Syar’iyyah) dan Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyyah) masing-masing 250 mahasiswa.
Pada kelompok menengah, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir menerima 149 mahasiswa, Tadris Bahasa Inggris 150 mahasiswa, Bahasa dan Sastra Arab 153 mahasiswa, serta Sejarah Peradaban Islam 175 mahasiswa. Pendidikan Bahasa Arab dan Hukum Ekonomi Syariah masing-masing menerima 200 mahasiswa.
Adapun program studi dengan jumlah penerimaan lebih kecil antara lain Ilmu Hadis 38 mahasiswa, Aqidah dan Filsafat Islam 39 mahasiswa, serta Ilmu Aktuaria 40 mahasiswa. Program studi dengan penerimaan paling sedikit adalah Perbandingan Mazhab dengan 25 mahasiswa, diikuti Matematika 30 mahasiswa dan Studi Agama-Agama sebanyak 34 mahasiswa.
Selain itu, program studi kependidikan seperti Tadris IPS dan Tadris Matematika masing-masing menerima 120 mahasiswa, Tadris Fisika 100 mahasiswa, serta Sistem Informasi 76 mahasiswa. Program Manajemen Haji dan Umrah serta Tasawuf dan Psikoterapi masing-masing menerima 80 mahasiswa, sementara Pengembangan Masyarakat Islam menerima 94 mahasiswa.
Secara keseluruhan, total 5.978 mahasiswa baru diterima dan tersebar di 34 program studi. Data ini mencerminkan tingginya minat calon mahasiswa terhadap berbagai bidang keilmuan, mulai dari studi keislaman, sosial, hingga sains dan teknologi.














