Kabarminang – Warga di wilayah Lagan, Jorong Padang Koto Marapak Timur, Nagari Salareh Aia Barat, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam digemparkan dengan penemuan kerangka manusia pada Minggu (5/4/2026).
Kerangka tersebut ditemukan tertimbun di dalam tanah, pada lokasi yang terdampak bencana alam galodo dan tanah longsor November 2025 lalu.
Penemuan oleh warga sekitar ini langsung ditindaklanjuti oleh tim BPBD Agam bersama petugas gabungan, untuk proses evakuasi pada Minggu (5/4/2026) malam.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL) BPBD Kabupaten Agam, Abdul Gafur mengatakan, evakuasi dilakukan oleh Tim SAR bersama pihak pemerintah kecamatan setempat.
“Sudah dibantu Tim SAR evakuasi bersama Pak Camat dan diserahkan ke Puskesmas,” sebutnya usai dikonfirmasi pada Selasa (7/4/2026).
Hingga saat ini, identitas dari kerangka tersebut masih menjadi misteri. Petugas belum dapat memastikan jenis kelamin, umur, maupun nama korban. Guna kepentingan identifikasi lebih lanjut, kerangka telah dipindahkan dari Puskesmas menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Basung.
“Untuk kerangka tersebut telah dibawa ke RSUD Lubuk Basung. Saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak RSUD,” ungkap Gafur.
Mengenai kondisi fisik temuan, pihak BPBD belum dapat memastikan apakah susunan kerangka masih dalam keadaan utuh, atau sudah terpisah saat ditemukan.
Hal ini dikarenakan proses pemeriksaan mendalam, masih berlangsung oleh tim medis rumah sakit.
Muncul dugaan bahwa kerangka manusia ini, berkaitan dengan musibah besar yang melanda wilayah Kabupaten Agam pada akhir tahun lalu.
Gafur menyebutkan, adanya kemungkinan temuan ini merupakan salah satu korban dari bencana tersebut.
“Ada kemungkinan (korban bencana pada November tahun lalu),” tutupnya.
















