Kabarminang — Wali Kota Pariaman, Yota Balad, meresmikan Gedung II Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Kelurahan Jawi-Jawi 1, Kecamatan Pariaman Tengah, Selasa (7/4).
Yota mengatakan Gedung II SKB memiliki peran strategis sebagai satuan pendidikan nonformal yang memberikan kesempatan bagi masyarakat melalui program Pendidikan Kesetaraan (Paket A, B, dan C), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), serta kursus dan pelatihan keterampilan (life skills).
Ia melanjutkan, Gedung II SKB diharapkan menjadi pusat pelatihan dan pembelajaran yang lebih representatif bagi masyarakat yang ingin mengembangkan keahlian maupun menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah.
“Pendidikan adalah hak segala bangsa, tanpa memandang status sosial maupun kondisi fisik. Dengan adanya gedung baru ini, kita ingin SKB Pariaman menjadi wadah yang lebih kuat dalam mencetak sumber daya manusia yang terampil dan berdaya saing,” ujarnya.
Ia mengatakan, Gedung II SKB Pariaman dibangun melalui bantuan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (Ditjen Vokasi, PK, dan PLK) pada program revitalisasi gedung dan mobiler tahun 2025.
“Kota Pariaman memiliki visi untuk mencerdaskan seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Kita sadar bahwa tidak semua warga memiliki kesempatan yang sama di jalur formal. Di sinilah SKB hadir sebagai jembatan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Pariaman, Hertati Taher, mengatakan peresmian gedung merupakan wujud dukungan nyata dan perhatian besar terhadap peningkatan infrastruktur, pelayanan publik, kompetensi pendidik, serta karakter warga belajar SKB Kota Pariaman.
“SKB menyelenggarakan pelatihan keterampilan bagi warga belajar Paket A, Paket B, dan Paket C yang bertujuan untuk membekali peserta didik dengan pendidikan karakter, meningkatkan kompetensi tenaga pendidik guna meningkatkan mutu pendidikan di Kota Pariaman, serta mengusung tema kegiatan ‘Generasi Emas, Mandiri, dan Adaptif’ (GEMA),” ungkapnya.
Ia melanjutkan, SKB Kota Pariaman telah memiliki peserta didik kurang lebih 2.113 orang, baik dari dalam maupun luar Kota Pariaman, dengan 710 orang telah dinyatakan lulus.
“Beberapa lulusan telah melanjutkan kuliah melalui program Satu Keluarga Satu Sarjana (Saga Saja) di universitas ternama. SKB inu juga menyediakan pelatihan life skill (mata pelajaran keterampilan) seperti tata boga yang dilengkapi peralatan dapur lengkap dari hasil revitalisasi, tata kecantikan kulit, menjahit sprei, dan laboratorium ujian,” imbuhnya.














