Kabarminang — Tim gabungan tentara dan polisi menangkap seorang terduga pengedar dan seorang pemakai narkoba di Bukittinggi dan Agam pada Sabtu (4/4/2026) subuh. Tim menyita banyak barang bukti sabu-sabu, pil ekstasi, dan ganja dari kedua pria tersebut.
Komandan Tim Intel Korem 032/WBR, Mayor Cba Mavio, mengatakan bahwa tim gabungan tersebut terdiri atas Tim Intel Korem 032/WBR, Tim Kodim 0304/Agam, dan Satuan Reserse Narkoba Polresta Bukittinggi.
Mavio menyebut bahwa awalnya tim menangkap DK, pedagang, warga Sawah Paduan, Kelurahan Pekan Kurai, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi. Setelah itu, tim menangkap SY, wiraswasta, warga Jorong Kampeh, Nagari Simarosok, Kecamatan Baso, Agam.
“DK ditangkap di Pasar Baso, sedangkan SY ditangkap di Jorong Kampeh,” ujar Mavio.
Dari SY, kata Mavio, tim menyita barang bukti berupa satu paket ganja seberat 11 gram, uang Rp400.000, 1 ponsel merek Redmi, 1 ponsel merek Vivo, 1 kotak plastik klip, 2 timbangan digital, dan 1 kaca pireks.
“SY mengakui barang bukti tersebut miliknya dan untuk dipakai pribadi,” ucap Mavio.
Sementara itu, dari DK, kata Mavio, tim menyita barang bukti, antara lain, 8 paket sabu-sabu terbungkus plastik klip bening, 5 paket sabu-sabu dalam bungkusan makanan ringan Go Potato, 7 paket sabu-sabu dalam plastik bening, 1 paket sabu-sabu dalam bungkusan makanan ringan Saltchess, 21 paket sabu-sabu terbungkus plastik makanan ringan Gerry Salut, 4 paket sabu-sabu di lantai kamar, 63 paket diduga sabu-sabu di dalam sedotan siap edar, 5 paket diduga sabu-sabu di dalam bungkus plastik makanan ringan Oreo, 1 bungkus plastik diduga berisi sabu-sabu, 4 paket diduga sabu-sabu terbungkus (3 klip dan 1 klip), 1 bungkusan berisi 3 kantong sabu-sabu, 4 paket terbungkus plastik permen Kopiko diduga sabu-sabu, dan 4 paket sabu-sabu terbungkus plastik dalam lemari.
“Dari DK, tim juga 47 butir diduga pil ekstasi dalam plastik bening, 91 butir diduga pil ekstasi merek Granat terbungkus plastik bening, 46 butir diduga pil ekstasi merek Heneken terbungkus plastik bening, 1 toples ganja kering, 1 botol berisi ganja kering, 12 paket diduga ganja terbungkus plastik, 1 gelas diduga ganja di atas lemari,” tutur Mavio.














