Kabarminang – Mengembangkan bisnis yang berawal dari hobi bukanlah perkara mudah. Selain dituntut untuk kreatif, pelaku usaha juga harus mampu menyesuaikan produk dengan kebutuhan pasar. Hal inilah yang berhasil dilakukan oleh Viroom Craft, sebuah UMKM di Kabupaten Tanah Datar yang bergerak di bidang kerajinan fashion.
Viroom Craft dirintis oleh Siti Zakiah Aviza (26), lulusan Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Andalas, Padang. Usaha ini mulai ia jalankan sejak masih duduk di bangku kuliah, tepatnya pada semester tiga tahun 2019.
Berawal dari hobi melukis di atas kertas dan kanvas, Siti mencoba mengaplikasikan karyanya ke media lain seperti sepatu, tas, dan pakaian. Ternyata, hasil kreasinya mendapat respons positif dari rekan-rekan mahasiswa. Dari situlah ia mulai menerima pesanan lukis custom, khususnya pada sepatu.
“Awalnya hanya coba-coba, tapi ternyata banyak yang suka. Dari situ saya mulai serius mengembangkan usaha,” ujarnya.
Dengan semangat belajar dan memanfaatkan berbagai informasi dari media digital, Siti berhasil mengembangkan Viroom Craft menjadi usaha yang memproduksi beragam produk fashion dan kerajinan.
Produk-produk Viroom Craft memiliki ciri khas pada sentuhan lukis tangan dan desain unik. Ragam produknya meliputi tas, topi, sepatu lukis, pakaian, aksesoris, hingga tas eco print dan rajut. Konsumen juga dapat memesan produk secara custom sesuai keinginan, sehingga setiap produk memiliki keunikan tersendiri.
Harga yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari Rp15 ribu hingga Rp700 ribu, menyesuaikan tingkat kesulitan dan jenis produk.
Perjalanan usaha Viroom Craft semakin berkembang setelah mengikuti Expo Universitas Andalas yang dihadiri berbagai perguruan tinggi se-Sumatera. Kegiatan tersebut menjadi titik awal produknya dikenal lebih luas hingga diliput oleh sejumlah media daerah.
Setelah menyelesaikan pendidikan, Siti memilih untuk fokus mengembangkan usahanya di Batusangkar. Ia optimistis bahwa kemauan untuk terus belajar menjadi kunci utama dalam meraih kesuksesan.
Dalam hal pemasaran, Viroom Craft memanfaatkan berbagai platform digital seperti TikTok, Instagram, Facebook, serta marketplace seperti Shopee dan TikTok Shop. Selain itu, mereka juga memiliki toko offline yang berlokasi di Perumahan Permata Rizano Blok U04, Cubadak, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar.
Menariknya, sebagian besar pelanggan Viroom Craft justru datang dari rekomendasi mulut ke mulut. Hal ini tidak lepas dari kualitas produk dan pelayanan yang konsisten.
Salah seorang pelanggan mengaku puas dengan hasil kerajinan yang diterimanya. Ia menilai produk Viroom Craft rapi, detail, dan sesuai dengan pesanan. Selain itu, penjelasan terkait bahan dan proses pembuatan juga menjadi nilai tambah yang meningkatkan kepercayaan pelanggan.
Tidak hanya dari pelanggan, respons positif juga datang dari masyarakat sekitar. Warga setempat menilai keberadaan usaha tersebut tidak mengganggu lingkungan, bahkan dinilai tertib karena memiliki izin usaha yang jelas serta menjaga kebersihan area produksi.
Ke depan, Viroom Craft berencana untuk terus mengembangkan usahanya dengan membuka cabang baru di Kota Padang, memperluas pasar ke wilayah Jabodetabek, hingga menargetkan ekspansi ke pasar internasional.
















