Kabarminang — Polres Sijunjung melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat 2026” pada Kamis (12/03/2026). Apel itu digelar dalam rangka kesiapan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat pada perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.
Kepala Polres Sijunjung, AKBP Willian Harbensyah, mengatakan bahwa apel itu menjadi penanda dimulainya Operasi Ketupat 2026 di kabupaten itu yang akan berlangsung hingga 25 Maret 2026.
Apel gelar pasukan itu dihadiri oleh unsur Forkopimda Sijunjung; para pemangku kepentingan terkait; para pejabat utama; para kapolsek, dan personel Polres Sujunjung; unsur TNI; Dinas Perhubungan; Satpol PP, dan BPBD.
Dalam pelaksanaan apel, Willian membacakan amanat Kapolri, yang menyampaikan bahwa Operasi Ketupat 2026 merupakan operasi kepolisian terpusat yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Tujuan operasi itu ialah untuk menjamin keamanan dan kelancaran masyarakat dalam merayakan Idulfitri, terutama dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran.
Kapolri juga memerintahkan semua personel yang terlibat operasi itu untuk melaksanakan tugas secara profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab, mengedepankan pelayanan terbaik kepada masyarakat, memperkuat sinergi dengan TNI, pemda, dan pemangku kepentingan terkait.
“Apel gelar pasukan ini merupakan pengecekan akan kesiapan semua unsur yang terlibat dalam operasi. Melalui apel ini semua personel dan sarana pendukung dipastikan benar-benar siap sehingga pelaksanaan pengamanan Lebaran dapat berjalan optimal,” tuturnya.
Ia menjelaskan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang fokus pada pengamanan jalur mudik, tempat ibadah, pusat keramaian, dan berbagai titik strategis yang berpotensi menimbulkan kerawanan selama masa libur Lebaran.
Melalui pelaksanaan apel gelar pasukan itu, Willian menghharapkan situasi Keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Dengan demikian, katanya, semua rangkaian perayaan Idulfitri di Sijunjung dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.
Willian menginformasikan bahwa pihaknya menyiapkan dua Posko Pelayanan, yaitu Pos Pelayanan Terminal Kiliran Jao dan Pos Pelayanan Jalinsum Palangki, dan dua Pos Pantau, yaitu Pos Pantau depan Gedung DPRD dan Pos Pantau Simpang 3 Tanjung Ampalu.
“Empat pos itu akan berfungsi memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang akan melintas di Sijunjung,” ucapnya.
















