Kabarminang — Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Lurah Kubu Marapalam, Kecamatan Padang Timur, pada Selasa (3/3/2026).
Kegiatan itu digelar oleh Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sumatera Barat di 104 kelurahan se-Kota Padang selama 2–3 Maret 2026 itu. Panitia menyediakan berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, telur, minyak goreng, dan gula pasir, dengan harga terjangkau.
Maigus Nasir menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank Indonesia (BI) dan Perum Bulog atas pelaksanaan GPM di Kota Padang. Menurutnya, kegiatan itu sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan selama bulan suci Ramadan.
“GPM ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Padang untuk menggerakkan segala potensi dalam mewujudkan Kota Padang sebagai kota maju dan sejahtera. Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kita membutuhkan dukungan dan kerja sama dari semua pihak, termasuk BI dan Bulog,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Sumbar, Mohamad Abdul Majid Ikram, menyampaikan bahwa GPM bertujuan mengendalikan inflasi yang cenderung meningkat pada momentum keagamaan, seperti Ramadan dan Idulfitri.
“Berdasarkan rilis terbaru, angka inflasi Kota Padang dan Sumatera Barat berada di bawah nasional. Kota Padang saat ini di kisaran 0,3 persen. Capaian ini tidak terlepas dari upaya bersama dalam menjaga pasokan dan stabilitas harga di Kota Padang,” ucapnya.
Kepala Wilayah Sumatera Barat Perum Bulog, R. Darma Wijaya, melaporkan bahwa selama dua hari pelaksanaan, penjualan beras SPHP telah mencapai lebih dari 20 ton. Sementara itu, minyak goreng tersalurkan sebanyak 17.452 liter dan gula pasir 4.380 kilogram.
“Gerakan Pangan Murah ini merupakan contoh nyata kolaborasi antara Pemerintah Kota Padang, Bank Indonesia, dan Bulog. Tahun lalu kita jalankan bersama dan hasilnya baik. Insya Allah tahun ini akan lebih baik lagi,” tuturnya.
















