Kabarminang — Angin puting beliung melanda beberapa tempat di Pesisir Selatan pada Kamis (27/2/2026) malam. Akibatnya, sejumlah rumah rusak, baik diterjang langsung oleh angin puting beliung maupun ditimpa oleh pohon.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pesisir Selatan, Hendri Agustian, mengatakan bahwa peristiwa pertama terjadi di Simaung Cumateh, Nagari Duku, Kecamatan Koto XI Tarusan, pukul 18.55 WIB. Pihaknya mendapatkan laporan dari Wali Nagari Duku bahwa angin puting beliung melanda sebuah rumah. Akibatnya, kata Hendri, rangka atap rumah beserta plafon rusak total terbawa angin.
“Rumah tersebut tidak bisa dihuni karena atapnya dibawa terbang oleh angin,” ujar Hendri pada Jumat (27/2/2026).
Peristiwa kedua terjadi di Muaro Bayang, Nagari Pasar Baru, Kecamatan Bayang, pukul 19.05 WIB. Hendra mengatakan bahwa angin puting beliung menumbangkan pohon pinus. Ia menyebut bahwa pohon itu menimpa rumah atap warga bernama Irwan (46 tahun).
“Rumah tersebut tidak dihuni,” ucap Hendri.
Kejadian ketiga terjadi di belakang SMK Kelautan, Nagari Sago, Kecamatan IV Jurai, pukul 19.30 WIB. Hendri mengatakan bahwa angin puting beliung menumbangkan pohon cemara udang. Ia mengatakan bahwa pohon itu menimpa rumah atap warga bernama, Frengki (39 tahun).
“Rumah itu dihuni oleh pemiliknya. Meskipun rusak ditimpa pohon, rumah itu masih bisa dihuni,” ucapnya.
Kejadian keempat bukan angin puting beliung, tetapi angin kencang biasa. Hendri mengatakan bahwa angin kencang menumbangkan pohon di jalan baru dekat Simpang Kabun Taranak, Nagari Painan Selatan, Kecamatan IV Jurai, pukul 21.30 WIB. Ia menyampaikan bahwa material pohon sempat menghambat akses jalan.
















