Kabarminang — Sebuah video perusakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Paok Lombok, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), viral di media sosial.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (17/2/2026) malam dan diduga dipicu persoalan status lahan yang digunakan untuk pembangunan dapur.
Dalam video yang beredar, terlihat sekolompok warga merobohkan bangunan tersebut, mulai dari atap hingga pagar.
Kepala Desa Paok Lombok, Rasidi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut perusakan terjadi sekitar pukul 20.00 Wita. Ia menambahkan, aksi tersebut diduga muncul akibat sengketa lahan yang digunakan untuk pembangunan SPPG, yang disebut-sebut merupakan tanah wakaf.
Menurutnya, pemerintah desa telah memfasilitasi musyawarah antara masyarakat dan pengurus yayasan. Dalam rapat koordinasi yang digelar di wilayah kerja pondok pesantren pada Minggu sebelumnya, disepakati pembangunan dapur tetap dilanjutkan.
“Pada hari Minggu, kami melakukan rapat koordinasi di wilayah kerja pondok pesantren. Akhirnya kami sepakat untuk melanjutkan pembangunan dapur MBG tersebut. Karena yang disampaikan oleh ketua pengurus yayasan pembangunan MBG tersebut salah satunya pendapatan untuk pondok pesantren,” ujarnya dikutip dari Detik.com.
Kini, kasus tersebut telah dilaporkan oleh pengelola dapur MBG ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.
















