Kabarminang – Tersangka pembunuhan mutilasi di Padang Pariaman, Satria Juwanda alias Wanda (25) tampak tertunduk lesu ketika memperagakan adegan membuang kendaraan korban Adek.
Diketahui, polisi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan sadis yang menewaskan tiga perempuan muda di Padang Pariaman pada Rabu (3/9).
Pantauan di lokasi sejak Rabu pagi, sejumlah aparat dari Polri, Brimob, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan bersiaga penuh untuk mengamankan proses rekonstruksi.
Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir bilang bahwa rekonstruksi dilakukan di tiga lokasi berbeda, yaitu rumah tersangka di Korong Lakuak, tempat kerja pelaku, dan lokasi pembuangan jasad korban mutilasi.
Kegiatan ini dijalankan untuk melengkapi berkas penyidikan dan memperjelas kronologi tindak pidana yang dilakukan tersangka.
Di TKP korban Siska dan Adek akan ada 42 adegan yang diperagakan, sementara untuk korban Dinda ada 113 adegan. Rekonstruksi ini akan memuat seluruh tahapan kejadian, mulai dari dugaan perencanaan, proses eksekusi, hingga tindakan pasca kejadian.
Sebelumnya, tiga perempuan muda menjadi korban pembunuhan berantai sadis disertai mutilasi. Ketiga korban yaitu Siska Oktavia Rusdi (23), Adek Gustiana (24), dan Septia Adinda (25) pernah tercatat sebagai mahasiswi di STIE Keuangan Perbankan dan Pembangunan (STIE KBP) Padang.
Pelaku pembunuhan yakni seorang pemuda bernama Satria Juhanda alias Wanda (25 tahun), warga Korong Lakuak, Nagari Sungai Buluh, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.
Untuk Septia Adinda, jasadnya dimutilasi lalu beberapa potongan tubuhnya ditemukan di aliran sungai Batang Anai pada Selasa (17/6/2025) pagi. Esok harinya warga kembali menemukan bagian tubuh lain, yakni potongan kaki di semak-semak sungai, serta kepala dan tangan terbungkus kain sarung yang tersapu ombak di Pantai Padang Sarai, Kota Padang.
Pada Kamis (19/6) dini hari, Satreskrim Polres Padang Pariaman menangkap Wanda yang diduga pelaku pembunuhan dan pemutilasi.
Berdasarkan interogasi kasus mutilasi Septia Adinda, terungkap fakta bahwa Siska dan Adek yang dilaporkan hilang sejak Januari 2024, ternyata juga dibunuh Wanda. Jasad Siska dan Adek ditemukan tinggal tulang belulang di sumur tua dekat rumah pelaku di kawasan Pasar Usang, Batang Anai.
















