Agung menambahkan bahwa pihaknya juga menegur pemilik kedai tempat untuk tidak menerima para siswa itu duduk-duduk saat jam pelajaran di sana, apalagi merokok dan bermain koa.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Painan, Rasfidarmi, mengatakan bahwa razia itu merupakan kerja sama pihaknya dengan Satpol PP Pesisir Selatan. Ia menyebut bahwa pihaknya meminta bantuan kepada Satpo PP untuk merazia siswa yang duduk-duduk di kedai belakang sekolah, yang berada di luar lingkungan sekolah itu.
“Kami tidak mau berkonflik langsung dengan pemilik kedai,” ucapnya.
Selanjutnya, kata Rasfidarmi, pihaknya akan memanggil para siswa yang terjaring razia itu dan orang tua mereka untuk memberikan teguran dan pembinaan.
















