Kabarminang – Wakil Wali Kota (Wawako) Payakumbuh, Elzadaswarman, mengapresiasi gerakan Operasi Semut yang digelar Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Payakumbuh Timur di daerah itu pada 21, 22, dan 24 Agustus 2026.
Kegiatan itu digelar perdana dalam rangkaian HUT ke-26 LPM Kecamatan Payakumbuh Timur dengan melibatkan LPM se-Kecamatan Payakumbuh Timur, masyarakat, pelaku UMKM, pemuda, relawan, komunitas, instruktur, mitra, dan donatur. Dalam pelaksanaanya, peserta dari LPM kelurahan mengumpulkan sampah anorganik di lingkungan masing-masing, kemudian membawanya ke TPS3R Mancang Labu untuk ditimbang.
Elzadaswarman mengatakan, kegiatan tersebut dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan sekaligus menghidupkan kembali semangat gotong royong.
“Operasi Semut ini jangan hanya dipandang sebagai perlombaan, tetapi harus menjadi gerakan untuk membangun kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan kita,” katanya saat menghadiri kegiatan tersebut di TPS3R Mancang Labu, Jumat (21/8/2026).
Menurutnya, persoalan kebersihan tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah, tetapi juga keterlibatan masyarakat untuk membangun kesadaran dan kebiasaan menjaga lingkungan.
“Kalau masyarakat sudah peduli dan mau bergerak bersama, berbagai persoalan lingkungan akan lebih mudah kita atasi. Pemerintah tentu mendukung, tetapi partisipasi masyarakat menjadi ujung tombak dalam menjaga lingkungan,” ujarnya.
Elzadaswarman menyebut LPM memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam menggerakkan dan memberdayakan masyarakat hingga tingkat kelurahan. Ia berharap gerakan tersebut tetap berlanjut setelah rangkaian HUT ke-26 LPM Kecamatan Payakumbuh Timur selesai.
“LPM harus terus menjadi mitra pemerintah dalam memberdayakan masyarakat. Kita berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti ketika rangkaian HUT selesai, tetapi terus tumbuh menjadi kebiasaan masyarakat,” katanya.
Elzadaswarman menambahkan, Operasi Semut tidak hanya berdampak terhadap kebersihan, tetapi juga dapat memperkuat kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat.
“Yang kita harapkan bukan hanya lingkungan yang bersih, tetapi tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan secara bersama-sama. Dari situlah semangat gotong royong akan kembali menjadi kekuatan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPC LPM Kecamatan Payakumbuh Timur Novanto Yudistira mengatakan, peringatan HUT ke-26 LPM dikemas melalui sejumlah kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Kami ingin peringatan HUT LPM tidak hanya bersifat seremonial. Karena itu, kegiatan yang kami susun mencakup lingkungan, penguatan kelembagaan, pengembangan UMKM, peningkatan keterampilan masyarakat, dan penguatan kemitraan,” kata Novanto.
Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut menjadi ruang bagi LPM dan masyarakat untuk berkolaborasi serta memperkuat peran kelembagaan dalam mendukung pembangunan di tingkat kecamatan dan kelurahan.
Ia menyebut, selain Operasi Semut, rangkaian HUT ke-26 LPM Kecamatan Payakumbuh Timur diisi lomba fotografi bertema Operasi Semut, penilaian LPM berprestasi tingkat kecamatan, pelatihan digital marketing dan pembuatan website gratis bagi UMKM, pelatihan pengembangan pemasaran, pelatihan bantuan hidup dasar (BHD), serta lomba “Mambuek Teh Talua”.















