Kabarminang – Sebanyak 12 orang muda-mudi dilaporkan warga kepada Dubalang Kuranji karena diduga kumpul kebo di bawah Jembatan Kuranji, Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat, pada Rabu (7/10/2026).
Ketua Dubalang Kuranji Arif Pribadi mengatakan, setelah menerima laporan tersebut, pihaknya mendatangi lokasi pada Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Namun, saat dilakukan pengecekan, pihaknya hanya menemukan tiga perempuan, dua di antaranya disebut hamil.
“Kita menerima laporan ada 12 muda-mudi diduga kumpul kebo, namun setelah dicek ke lokasi kita hanya menemukan 3 orang perempuan, 2 di antaranya sedang hamil 4 bulan dan 5 bulan. Umurnya sekitar 17-25 tahun,” tuturnya kepada Sumbarkita, Rabu (7/10/2026).
Ia melanjutkan, saat ditemukan, salah seorang perempuan sedang tidur, sementara lainnya duduk-duduk di atas kasur yang dialasi tripleks dan karton.
Menurut Arif, identitas ketiga perempuan tersebut belum dapat dirincikan karena keterangan mengenai asal daerah mereka berubah-ubah ketika ditanyakan. Ia menyebut, pada pemeriksaan awal, dua perempuan mengaku berasal dari Pekanbaru dan satu lainnya dari Jambi. Namun, ketika kembali ditanyakan, mereka mengaku berasal dari sejumlah wilayah di Kota Padang, seperti Lubuk Begalung, Mata Air, dan Padang Sarai.
“Jadi karena informasi yang berubah-ubah itu pihaknya belum bisa merincikan identitasnya, ditambah lagi KTP-nya juga tidak ada,” ujarnya.
Arif mengatakan, saat ini ketiga perempuan tersebut berada di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, sembilan orang lainnya yang disebut dalam laporan warga tidak berada di lokasi saat tim Dubalang Kuranji datang. Arif menyebut sembilan orang tersebut berada di kawasan Ulak Karang. Namun, terkait aktivitas sembilan orang tersebut di kawasan itu, Arif mengatakan pihaknya belum mengetahuinya.


















